Kumparan Logo

Bandara Husein Akan Diaktifkan Lagi Agustus 2026, Layani hingga 24 Rute Domestik

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bandara Husein Sastranegara Bandung. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Bandara Husein Sastranegara Bandung. Foto: Shutter Stock

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat sepakat mengaktifkan kembali Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, untuk melayani penerbangan domestik dan membuka peluang penerbangan internasional.

Kesepakatan tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi usai menghadiri groundbreaking pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya di Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (22/7).

Menurut Dudy, pemerintah pusat telah berdiskusi dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengenai langkah pengoperasian kembali Bandara Husein.

"Pemerintah pusat bersama Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sepakat untuk mengaktifkan kembali Bandara Husein untuk melayani penerbangan domestik," kata Dudy.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan segera mengirimkan surat kepada pemerintah pusat agar Bandara Husein dapat melayani penerbangan internasional yang bersifat regional.

Dudy mengatakan pemerintah pusat mendukung usulan tersebut dan telah menyiapkan izin untuk puluhan rute penerbangan domestik yang nantinya akan dilayani Bandara Husein.

"Dari pemerintah pusat, kami akan memberikan izin untuk penerbangan domestik. Kalau saya tidak salah sekitar 20 atau 24 rute domestik," ujarnya.

Menurutnya, pengoperasian kembali Bandara Husein ditargetkan dimulai pada Agustus, lebih cepat dari rencana sebelumnya pada September, dengan syarat seluruh aspek keselamatan dan infrastruktur telah dinyatakan siap.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan pengaktifan kembali Bandara Husein tidak akan mengganggu operasional Bandara Kertajati. Ia mengatakan pemerintah tengah menyiapkan peran baru Kertajati sebagai pusat industri pertahanan nasional.

"Kita berharap Bandara Kertajati menjadi pusat industri pertahanan dalam negeri. Digunakan untuk pesawat-pesawat militer, kemudian seluruh industri pertahanan dalam negeri nanti berpusat di Kertajati," kata Dedi.

Ia juga menegaskan pelayanan penerbangan haji dan umrah tetap akan beroperasi melalui Bandara Kertajati sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan perubahan fungsi Bandara Husein.

"Untuk kegiatan haji dan umrah, tetap menggunakan Kertajati," pungkasnya.

***

Reporter: Abisatya Ramdhani