Bangga! BNI Bank Indonesia Pertama di Korea Selatan
Ketika melakukan traveling ke luar negeri, terkadang kamu pasti bingung untuk mencari bank agar dapat menarik uang tunai dari kartu ATM bankmu. Tapi kini, kalau akan jalan-jalan ke Seoul, Korea Selatan, kamu tak perlu khawatir lagi. Soalnya Bank Negara Indonesia (BNI) telah membuka kantor cabang pertamanya di Seoul. Pembukaan kantor cabang ini sekaligus mengukuhkan BNI sebagai bank Indonesia pertama dan satu-satunya yang memiliki cabang di Korea Selatan.
Setelah hunting foto bersama dalam rangkaian Photofun Goes to Seoul, kumparan (kumparan.com) juga mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke BNI cabang Seoul Wise Building, Namdaemun. Kantor yang terletak di lantai 8 ini cukup mudah ditemui. Papan tulisan 인도네시아 느가라 은행 (nama BNI dalam bahasa Korea) beserta dengan logo khasnya terpampang jelas.

General Manager BNI Seoul, Andi Aryadi, menerima kumparan dengan ramah. Ia pun bercerita panjang lebar bagaimana awalnya BNI cabang Seoul dapat dibuka, layanan yang mereka berikan kepada masyarakat Indonesia di Seoul, serta program-program yang khusus BNI berikan kepada para TKI di sana. Ada satu program menarik dari BNI cabang Seoul untuk para TKI di Korea Selatan, yaitu Kartu Pekerja Indonesia alias KPI.
Sebelum pada akhirnya "menginjakkan kaki" di Seoul, BNI terlebih dahulu melakukan studi banding. Ternyata ada keuntungan besar yang bisa digarap BNI di Seoul. Seperti hubungan dagang antara Indonesia-Korea yang nilainya relatif besar. Selain itu, di Korea sendiri terdapat 40.000 Tenaga Kerja Indonesia. Kepentingan TKI terutama mengirimkan uang hasil jerih payah mereka ke Indonesia perlu difasilitasi.
"Kita tahu bahwa di sini itu ada sekitar 40.000 tenaga kerja Indonesia. Kemudian yang paling menarik adalah sebenarnya transaksi perdagangan antara Indonesia dengan Korea itu nomor 5 di antara seluruh negara di dunia. Nah itu jadi potensi bagi kita. Itu yang kita anggap kenapa kita mau masuk ke sini," paparnya

Menurut Andi, BNI cabang Seoul kini sudah beroperasi selama 2 tahun. Selama itu, operasional BNI cabang Seoul berjalan di luar ekspektasi. Ternyata, banyak juga orang Korea yang tertarik menjadi nasabah BNI.
"Ternyata banyak dari orang-orang Korea itu sendiri yang cinta kepada Indonesia. Ada yang sudah turun-temurun ada di Indonesia, buka usaha di Indonesia, sehingga pada waktu kita buka itu sangat antusias. Nah itu yang akhirnya kenapa kita bisa jadi berkembang sampai sekarang ini. Dari awal kita hanya punya 8 orang staf, kemudian berkembang sampai 20 orang staf salah satunya gara-gara itu. Jauh lebih bagus yang kita terima daripada ekspektasi kita di awal," ucap Andi.
