Bangun Pabrik Beras Modern, Bulog Hasilkan Omzet Rp 2 Miliar per Bulan

22 Juli 2022 16:38
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pabrik Beras Rice to Rice (RtR) Bulog di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (22/7). Foto: Galang/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pabrik Beras Rice to Rice (RtR) Bulog di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (22/7). Foto: Galang/kumparan
ADVERTISEMENT
Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) membangun pabrik pengolahan beras model Rice to Rice (RtR), untuk memproduksi beras dengan kualitas yang premium.
ADVERTISEMENT
Sekretaris Perusahaan Bulog, Awaludin Iqbal, berharap pabrik beras model RtR maupun Modern Rice Milling Plant (MRMP) akan semakin bertambah banyak.
"Saat ini baru 7 pabrik RtR nya kemudian ada 13 pabrik MRMP, jadi kita harapkan ke depan makin banyak mesin pengolahan yang bisa kita bangun dan kemudian beras kita menjadi lebih baik," ujar Awaludin kepada wartawan saat kunjungannya di Pabrik RtR Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (22/7).
Sedangkan Operation Manager RtR Sukoharjo, Wisnu Sancoyo, menyebutkan produksi beras pada tiap-tiap pabrik RtR ini ditargetkan mendapatkan omzet lebih dari Rp 2 miliar per bulannya.
"Target ini sama dengan RTR lainnya. Kita lebih target kepada omzet sih, minimal Rp 2 miliar per bulan," kata Wisnu.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Wisnu menambahkan, kapasitas produksi pabriknya dapat menghasilkan beras hingga 7 ton per jamnya. Hasil produksi ini akan didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia.
"Kita tidak membatasi layanan penjualan. Bahkan kemarin ada pesanan beras yang (merek) Kota Radja dari Freeport," jelas Wisnu.
Pabrik Beras Rice to Rice (RtR) Bulog di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (22/7). Foto: Galang/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pabrik Beras Rice to Rice (RtR) Bulog di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (22/7). Foto: Galang/kumparan
Dia juga mengungkapkan pada tiap distribusinya setiap pabrik RtR akan berkolaborasi untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat.
"Kita tidak bersaing, malah kota kolaborasi jadi kalau stok beras masih kurang kita bisa arahkan ke pabrik RtR lain. Bukan (karena secara kualitas lebih rendah), lebih karena kecocokan saja. Beras yang dari sana kan lebih keras, mungkin mereka lebih sesuai dengan yang ada di sini," terangnya.
Saat ini, Bulog memiliki 7 RtR yang tersebar di DKI Jakarta, Indramayu, Sukoharjo, Sidoarjo, Lombok Timur, Makassar, dan Sidrap.
ADVERTISEMENT
Sementara Bulog mempunyai total 10 MRMP yang berlokasi di Kendal dan Sragen (Jawa Tengah), Bojonegoro, Magetan, Jember, dan Banyuwangi (Jawa Timur), Subang dan Karawang (Jawa Barat), Bandar Lampung (Lampung), serta Sumbawa (NTB).