Kumparan Logo

Bank Belanda Diduga Terlibat Pencucian Uang

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

ING Bank. (Foto: Reuters/Francois Lenoir)
zoom-in-whitePerbesar
ING Bank. (Foto: Reuters/Francois Lenoir)

ING Bank, bank Belanda dengan logo singa dan warna dominan oranye, diduga terlibat praktik korupsi internasional dan pencucian uang. Penyelidikan saat ini sedang berjalan.

Salah satu dugaan yang sedang diselidiki oleh kejaksaan Belanda adalah transaksi transfer uang pelicin sekitar 15 juta dolar AS oleh perusahaan Norwegia-Rusia Vimpelcom pada November 2015.

Melalui ING Bank, yang juga aktif beroperasi di Indonesia, uang tersebut masuk ke rekening perusahaan di Gibraltar milik Gulnara Karimova, putri Presiden Uzbekistan. Berkat uang pelicin ini perusahaan telekomunikasi Vimpelcom mendapatkan akses pasar ke Uzbekistan.

Penyelidikan pidana terhadap ING Bank mendapat perhatian luas media nasional Belanda sepanjang Selasa dan Rabu (22/3/2017) sebagaimana dilaporkan kumparan (kumparan.com) di Den Haag malam ini.

ING Bank. (Foto: ing.com)
zoom-in-whitePerbesar
ING Bank. (Foto: ing.com)

Bermula dari harian Financieele Dagblad yang menyoroti paragraf dalam laporan tahunan ING Bank tahun 2016 di mana disebutkan bahwa ING Bank sedang menjadi subyek penyelidikan pidana.

ING Bank dalam laporan tahunan itu juga menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima permintaan informasi dari otoritas Amerika Serikat (untuk penyelidikan), yang relevan dengan penyelidikan pidana oleh otoritas Belanda.

Juru bicara Kementerian Yustisi Belanda membenarkan bahwa sedang berlangsung penyelidikan pidana atas ING Bank dan bahwa arus uang dalam kasus Vimpelcom merupakan bagian dari penyelidikan.

Arus uang mana lainnya yang sedang diselidiki dan apakah ada pejabat ING Bank yang telah dijadikan tersangka, pihak Yustisi menolak untuk membuka demi kepentingan penyelidikan.

Laporan: Eddi Santosa