Kumparan Logo

Bank Harda Milik Chairul Tanjung Resmi Ganti Nama Jadi Allo Bank

kumparanBISNISverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Chairul Tanjung usai bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir di kantor BUMN, Jakarta.  Foto: Ema Fitriyani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Chairul Tanjung usai bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir di kantor BUMN, Jakarta. Foto: Ema Fitriyani/kumparan

Perbankan milik pengusaha Chairul Tanjung, PT Bank Harda Internasional Tbk, resmi berganti nama jadi PT Allo Bank Indonesia Tbk. Penggantian nama tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Harda Internasional.

Berdasarkan laporan yang dicatatkan perusahaan di keterbukaan informasi BEI, RUPSLB ini membahas 10 agenda. Salah satunya adalah penggantian nama perseroan menjadi Allo Bank.

"Menyetujui perubahan nama perseroan menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk dengan demikian mengubah pasal anggaran dasar perseroan," bunyi hasil keputusan pertama agenda 9 yang dilaporkan dalam keterbukaan informasi, dikutip kumparan, Selasa (11/5).

kumparan post embed

RUPSLB ini juga menyetujui penggantian logo perusahaan. Termasuk pemberian kuasa dan wewenang kepada direksi untuk membuat akta notaris dan laporan perubahan anggaran dasar.

Selain itu, dalam rapat tersebut juga dilakukan pemberhentian dan pengangkatan direksi dan dewan komisaris. Di mana Ronald Waas diangkat jadi Komisaris Utama Independen Allo Bank, serta Ali Gunawan sebagai anggota Dewan Komisaris Baru. Sementara di jajaran direksi, terdapat tiga nama direktur baru yakni Harry Abbas, Arief Tendeas, dan Ari Yanuanto Asah.

Sebagai gambaran, perusahaan milik Chairul Tanjung, CT Corpora melalui PT Mega Corpora telah menggelontorkan dana senilai Rp 460,7 miliar untuk mengambil alih bank ini pada Maret 2021. Ini dihitung dari harga pengambilalihan saham Rp 149,36 per saham.

Mega Corpora dan PT Hakimputra Perkasa tercatat telah menandatangani pengambilalihan atas 3.084.461.000 saham, setara 73,71 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh BBHI melalui transaksi pada pasar negosiasi di Bursa Efek.