Bank Indonesia Akan Terapkan Payment ID Bertahap Mulai 2026
·waktu baca 1 menit

Bank Indonesia (BI) akan menerapkan sistem Payment ID secara bertahap mulai tahun 2026. Rencana ini diungkapkan Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Dudi Dermawan Saputra.
"Payment ID sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur data SP akan diimplementasikan secara bertahap mulai tahun 2026,” ujarnya kepada kumparan, Senin (28/7).
BI menyebut Payment ID akan menyasar individu dan entitas dalam sistem pembayaran, memanfaatkan 9 digit alfanumerik yang di-hash dari NIK atau NPWP. Ke depan, Payment ID juga akan menjadi bagian penting dari strategi penguatan sistem keuangan dan transformasi digital nasional.
Langkah ini juga disebut dapat memperkuat stabilitas sistem keuangan serta memberikan tools baru bagi pemerintah dan industri untuk memantau integritas transaksi.
Pengembangan Payment ID bakal diawali dengan tahap eksperimentasi untuk menguji model bisnis, mekanisme pembentukan, dan pemanfaatannya.
"Eksperimentasi dilakukan secara terbatas, antara lain pada use case penyaluran bansos untuk mendukung program digitalisasi bansos yang dilakukan pemerintah," jelasnya.
Bank Indonesia menegaskan pembentukan dan pemanfaatan Payment ID akan dilakukan dengan memperhatikan prinsip-prinsip keamanan data pribadi sesuai undang-undang.
