Kumparan Logo

Bank Indonesia Klaim Pemalsuan Rupiah Semakin Menurun

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Uang Rupiah kertas terbaru tahun emisi 2022. Foto: Bank Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Uang Rupiah kertas terbaru tahun emisi 2022. Foto: Bank Indonesia

Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Marlison Hakim mengungkapkan tingkat pemalsuan uang semakin menurun dalam tiga tahun terakhir.

Ia merincikan, 9 lembar uang palsu ditemukan dari jumlah 1 juta lembar yang diedarkan pada tahun 2020. Pemalsuan uang kemudian menurun menjadi 5 lembar per total peredaran uang 1 juta lembar di tahun 2021.

“Di semester 1 2022, ditemukan 3 lembar per 1 juta lembar yang diedarkan. Sebenarnya secara rasio,uang palsu semakin menurun,” ujar Marlison dalam konferensi pers BI, Kamis (18/8).

Marlison tidak menyampaikan nilai total uang palsu yang beredar, karena uang tersebut tidak memiliki nilai dan hanya dianggap kertas biasa.

Menurut dia, setinggi apa pun kualitas teknologi peredaran uang palsu, teknologi tersebut adalah konvensional karena hanya menggunakan mesin printer dan laser.

"Dari sisi security, masa usia 20 tahun benang pengaman dan yang dipalsukan secara gambar. Dengan pertimbangan tadi, Bank Indonesia harus mempertimbangkan kualitas keamanan, makanya kami ganti dengan yang tertinggi," sambungnya.

BI luncurkan uang rupiah kertas tahun emisi 2022. Foto: Bank Indonesia

Marlison menekankan, BI perlu mengambil kebijakan untuk terus meningkatkan kualitas, sehingga uang Rupiah sulit dipalsukan. Dengan penguatan uang Rupiah kertas Tahun Emisi 2022, mata uang sah Indonesia ini semakin sulit untuk dipalsukan.

Penguatan unsur pengaman pada uang Rupiah TE 2022 antara lain, penggunaan benang teknologi terkini (microlenses) sebagaimana best practice internasional dan penguatan unsur pengaman UV dengan perluasan sebaran luas area UV dan keragaman warna.

Selain itu, juga dilakukan penguatan teknologi tinta berubah warna dengan menambahkan fitur magnetic ink dan memiliki efek gerak dinamis pada pecahan besar (OVMI) sebagaimana best practice internasional.