Kumparan Logo

Bank Jago Bakal Luncurkan Pinjaman Langsung via Aplikasi di Semester I 2024

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas tengah menjelaskan cara penggunaan aplikasi Bank Jago. Foto: ANTARA/HO-Bank Jago
zoom-in-whitePerbesar
Petugas tengah menjelaskan cara penggunaan aplikasi Bank Jago. Foto: ANTARA/HO-Bank Jago

PT Bank Jago Tbk (Bank Jago) berencana meluncurkan pinjaman atau kredit langsung (direct lending) via aplikasi pada semester I 2024. Hal itu diungkapkan oleh Head of Consumer Business Customer Value Management Bank Jago Irene Santoso.

"Kita akan luncurkan direct lending dari Bank Jago semester I," kata Irene kepada awak media di Terrace Senayan, Rabu (31/1).

Irene mengungkapkan dalam menyalurkan kredit, pihaknya mengutamakan masyarakat yang telah menjadi nasabah (exsisting).

"Kita menyasar nasabah existing di Jago Apps. Nasabah yang sudah menggunakan aplikasi Jago, mempercayakan funding di Jago," ungkapnya.

Lebih lanjut, pada kuartal III 2023 bank digital ini berhasil membukukan laba bersih (net profit after tax) sebesar Rp 50 miliar di kuartal III 2023, atau naik 24 persen secara tahunan (yoy).

instagram embed

Bank Jago juga mencatatkan peningkatan pendapatan bunga bersih di kuartal III 2023 ini mencapai Rp 1,2 triliun. Angka tersebut melesat 23 persen (yoy). Di mana, pada kuartal III 2022, pendapatan bunga bersih Bang Jago sebesar Rp 984 miliar.

Untuk mencapai pertumbuhan yang lebih besar dan sustainable, Bank Jago terus mengedepankan fundamental yang solid. Hingga kuartal III 2023 Bank Jago berhasil membukukan aset sebesar Rp 19,1 triliun atau tumbuh 21 persen dari periode yang sama tahun lalu. Rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) mencapai sebesar 71 persen yang menunjukkan kuatnya tingkat permodalan untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Kinerja positif didorong oleh pertumbuhan jumlah nasabah dan dana pihak ketiga (DPK). Di mana, pada akhir kuartal III-2023 jumlah nasabah Bank Jago menembus angka 9 juta, termasuk 7,4 juta nasabah funding pengguna Aplikasi Jago. Jumlah pengguna Aplikasi Jago bertambah 3,2 juta orang atau tumbuh 76 persen dibandingkan dengan posisi yang sama pada kuartal III-2022, yaitu 4,2 juta nasabah.

Lonjakan pengguna Aplikasi Jago tersebut sejalan dengan pertumbuhan DPK Bank Jago. Per akhir September 2023 DPK Bank Jago mencapai Rp 10,3 triliun atau tumbuh 41 persen dibandingkan dengan perolehan DPK per September 2022 yang sebesar Rp 7,3 triliun.

Current account saving account (CASA) mendominasi komposisi DPK sebesar 73 persen sedangkan sisanya merupakan deposito sebesar 27 persen.