Kumparan Logo

Bank Mandiri Bakal Turunkan Suku Bunga KPR di Kuartal II 2020

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bank mandiri. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bank mandiri. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berencana menurunkan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada kuartal II 2020.

EVP Consumer Loan Bank Mandiri Ignatius Susatyo mengatakan, rencana tersebut merupakan respons perseroan atas kebijakan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia dari 5 persen menjadi 4,75 persen.

“Ada wacana (penurunan suku bunga). Paling (turunnya) 25 sampai 50 basis poin,” ungkap Ignatius di Menara Bank Mandiri I, Jakarta, Kamis (27/2).

com-BRI, ilustrasi perjanjian KPR Foto: Shutterstock

Saat ini suku bunga KPR di Bank Mandiri berkisar 11,5 persen hingga 12,5 persen. Menurut Ignatius, sejatinya besaran penurunan suku bunga masih dikaji. Sebab saat ini likuiditas perbankan dalam kondisi ketat. Sehingga kemampuan perbankan dalam menyalurkan kredit juga terbatas.

“Tergantung lah, kan walaupun bunga turun, likuiditas belum tentu ada. Kita lihat di kuartal II. Karena isu bukan isu bunga saja tapi likuiditas juga. Kalau ketat banget susah, akhirnya deposito mahal,” ujarnya.

Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada 18-19 Februari 2020 memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate sebanyak 25 basis poin ke 4,75 persen.

"Rapat Dewan Gubernur BI pada tanggal 18-19 Februari 2020 memutuskan untuk menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen,” ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo, di Gedung BI Thamrin, Jakarta, Kamis (20/2).

Selain itu, Bank Indonesia juga memutuskan untuk menurunkan suku bunga deposit facility rate sebesar 25 basis poin menjadi 4 persen. Demikian juga suku bunga lending facility diputuskan turun 25 basis poin ke 5,5 persen.