Bank Mandiri Catat Transaksi Transfer Valas Tembus Rp 37,2 Miliar
·waktu baca 3 menit

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat jumlah transfer valas melalui Livin’ by Mandiri sudah mencapai Rp 37,2 miliar dan lebih dari 20 ribu pengguna aktif, dengan tren yang terus menanjak. Angka tersebut akumulasi transaksi sejak 15 Februari hingga 10 Agustus 2023.
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, mengungkapkan sebagai upaya lebih memanjakan nasabah, Bank Mandiri menghadirkan fitur pembukaan Rekening Valas dengan 10 pilihan mata uang asing.
Mulai dari Dollar Amerika Serikat (USD), Euro (EUR), Dollar Singapura (SGD), Poundsterling (GBP), Dollar Australia (AUD), Franc Swiss (CHF), Yen Jepang (JPY), Ringgit Malaysia (MYR), Dollar Hong Kong (HKD) dan Baht Thailand (THB).
"Dengan adanya inovasi ini, Bank Mandiri memudahkan nasabah untuk lebih nyaman transfer ke luar negeri sesuai kebutuhan secara cepat, murah, utuh dan mudah tanpa harus berpindah aplikasi," kata Darmawan dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (20/8).
Bank Mandiri juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan nilai tambah, serta solusi pengelolaan keuangan kepada komunitas Diaspora Indonesia di luar negeri.
"Hal ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk menghadirkan solusi finansial kepada masyarakat Indonesia sekaligus upaya kami untuk memberikan rasa aman, perlindungan dan memberi nilai tambah untuk mewujudkan kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia (PMI)," kata dia.
Darmawan mengatakan, Bank Mandiri tengah gencar mendorong transaksi digital di luar negeri melalui Super App Livin’ by Mandiri guna mempercepat inklusi keuangan masyarakat di Indonesia.
Melalui layanan Livin' Around the World, seluruh diaspora termasuk PMI di luar negeri, bisa memiliki rekening Bank Mandiri hanya dengan menggunakan e-KTP dan nomor handphone di negara masing-masing.
"Bukan hanya untuk kebutuhan finansial, Livin’ by Mandiri juga dapat melayani kebutuhan investasi nasabah seperti fitur tabungan rencana, deposito hingga pembelian Reksa Dana maupun Surat Berharga Ritel (SBR) di Livin’. Termasuk pemenuhan kebutuhan gaya hidup lain seperti pembelian tiket pesawat dari dan ke luar negeri, bahkan kebutuhan pinjaman di Tanah Air lewat fitur Livin' Sukha," terang Darmawan.
Bank berkode emiten BMRI ini mengatakan, sejak dihadirkan pada akhir 2022 lalu, perseroan telah melakukan launching di beberapa negara. Mulai dari London, Singapura, Jeddah, Dubai, Los Angeles, hingga Hong Kong dengan antusiasme masyarakat yang sangat baik.
"Bank Mandiri mendorong seluruh layanan terdigitalisasi secara total untuk hadir sebagai one stop financial solution bagi nasabah, termasuk Livin’ by Mandiri yang mampu menyapa secara langsung masyarakat Indonesia di berbagai belahan dunia," imbuh Darmawan.
Tercatat, hingga 31 Juli 2023, sebanyak hampir 20.000 Diaspora sudah mengaktifkan Livin’ by Mandiri di berbagai negara dengan jumlah transaksi mencapai 796 ribu dan nominal transaksi sebesar Rp 1,5 triliun.
Terdapat 10 fitur Livin’ yang banyak dimanfaatkan oleh diaspora yakni Transfer, Bayar, Mandiri Tabungan Rencana, Investasi, Transfer Valas, Deposito, Top Up, Installment, Sukha, dan QR.
Pencapaian tersebut juga ikut mendorong pertumbuhan utilisasi digital Bank Mandiri, hasilnya hingga akhir Juli 2023 Livin’ by Mandiri telah diunduh sebanyak 29,7 juta kali dengan pengguna aktif mencapai 19,8 juta.
Tidak hanya itu, jumlah transaksi di Livin’ pun telah menembus 1,3 miliar, meningkat 52 persen secara year on year (yoy) dengan jumlah volume mencapai Rp 1.700 triliun, tumbuh 36 persen secara yoy.
