Kumparan Logo

Bank Mandiri Luncurkan E-money Edisi Princess

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peluncuran e-money Bank Mandiri edisi Princess di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (5/10/2019). Foto: Elsa Toruan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Peluncuran e-money Bank Mandiri edisi Princess di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (5/10/2019). Foto: Elsa Toruan/kumparan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) merilis edisi terbaru uang elektronik atau e-money edisi Disney Princess. Ada enam tokoh yang diluncurkan dalam e-money kali ini.

Keenamnya adalah Disney Princess Power, Disney Princess Mulan, Disney Princess Rapunzel, Disney Princess Belle, Disney Princess Merida, dan Disney Princess Ariel.

Kartu-kartu e-money ini dapat diperoleh melalui official store perseroan yakni Tokopedia, Blibli, dan Shopee. Setiap kartu dijual dengan harga Rp 50.000 belum termasuk saldo.

Peluncuran e-money Bank Mandiri edisi Princess di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (5/10/2019). Foto: Elsa Toruan/kumparan

SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengatakan, pihaknya ingin memperluas pangsa pasar pengguna e-money. Karenanya, perseroan senantiasa membuat improvement untuk kenyamanan customer.

Mulai dari perluasan use case, peningkatan performa, hingga yang terobosan dalam desain-desain kartu e-money yang menarik. Khusus untuk edisi Princess ini, Thomas ingin menyasar segmen anak-anak.

E-money edisi Princess yang baru diluncurkan Bank Mandiri. Foto: Elsa Toruan/kumparan

“Kali ini kita terbitkan Mandiri e-money untuk edisi Princess. Kami berusaha masuk ke semua segmen masyarakat, termasuk anak-anak. Makanya kami keluarkan e-money edisi khusus ini. Jadi anak-anak bisa beli juga,” katanya saat ditemui di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (5/10).

E-money edisi Princess yang baru diluncurkan Bank Mandiri. Foto: Elsa Toruan/kumparan

Selain edisi khusus, Thomas juga mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan partner lisensi untuk film-film box office seperti edisi khusus film Starwars, The Avengers, The Lion King, hingga tema everlasting yang disukai anak-anak.

Bank Mandiri juga memiliki desain khusus tematik seperti e-money sektor transportasi, pariwisata, hingga komunitas atau club.

E-money edisi Princess yang baru diluncurkan Bank Mandiri. Foto: Elsa Toruan/kumparan

Hingga Oktober 2019, jumlah kartu e-money yang beredar sebanyak 19 juta. Perseroan menargetkan pertumbuhan jumlah kartu sebanyak 4 juta per tahun. Sementara, untuk jumlah transaksi e-money tiap bulan tercatat sebesar 100 juta dengan nilai Rp 1,3 triliun.

Thomas menyebut, transaksi e-money paling banyak digunakan di sektor transportasi. Seperti di KRL, MRT, jalan tol, hingga TransJakarta.

“Paling banyak memang transaksi di sektor itu,” tutupnya.