Bank Mandiri Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 4,4 Persen di Kuartal II 2021

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2021 bisa tembus di 5,5 persen. Sayangnya dengan melihat perkembangan kondisi dan data ekonomi saat ini, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memprediksi pertumbuhan ekonomi tahun ini hanya akan mencapai level 4,4 persen.
“Keseluruhan tahun ini kami memperkirakan ekonomi masih dapat tumbuh di 4,4 persen,” ujar Head of Macroeconomic & Market Research Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina dalam Mandiri Economic Outlook, Rabu (19/5).
Bahkan menurut Dian, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 4,4 persen tersebut, pemerintah harus memenuhi syarat mutlak yaitu berhasil menangani pandemi COVID-19.
“Jangan sampai kehilangan kendali misalnya seperti yang terjadi di India,” sambungnya.
Dian pun berharap baik pemerintah dan masyarakat tidak lengah dalam penanggulangan pandemi ini dan terus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
Di sisi lain, Dian meyakini bahwa ekonomi Indonesia sejatinya sudah berada pada jalur pemulihan meskipun pertumbuhannya di kuartal I 2021 masih terkontraksi. Adapun Dian mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal I terutama didorong oleh belanja pemerintah dan aktivitas ekspor.
Menurut Dian, di sisi ekspor pihaknya melihat adanya perbaikan yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan mulai adanya perbaikan di negara-negara besar seperti Amerika dan China yang merupakan partner dagang utama bagi Indonesia.
“Sehingga ekspor kita juga meningkat,” ujarnya.
Sayangnya Dian tidak menampik bahwa faktor utama pendorong pertumbuhan ekonomi yaitu konsumsi dan investasi masih menunjukkan pertumbuhan yang negatif. Meski demikian Dian optimistis perbaikan akan terus terjadi di kuartal-kuartal selanjutnya sepanjang 2021 ini.
“Optimistis sih ke depan di kuartal II kemungkinan ini akan pulih. Jadi menurut kami di kuartal II ini ada mencatat strong rebound karena beberapa indikator awal itu sudah menunjukkan pemulihan,” tandasnya.
