Kumparan Logo

Bank OCBC NISP Jaga Kinerja Keuangan Berkelanjutan selama Pandemi

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Bank OCBC NISP. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bank OCBC NISP. Foto: Shutterstock

Satu setengah tahun menghadapi pandemi, Bank OCBC NISP terus konsisten mempertahankan kinerja keuangan yang berkelanjutan. Hal tersebut diwujudkan dengan berbagai upaya. Di antaranya, mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat, mendukung pertumbuhan usaha pelaku UMKM, serta memaksimalkan keberlanjutan bisnis (sustainability) di tengah pandemi.

Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja mengatakan, Bank OCBC NISP juga terus berinovasi dan mengakselerasi kemampuannya untuk menghadirkan solusi perbankan. Tak hanya dapat mendukung nasabah menjaga kesehatan keuangan selama pandemi, solusi tersebut juga sebagai langkah mendorong pemulihan ekonomi nasional.

"Mulai dari peningkatan kapabilitas layanan digital, edukasi keuangan yang konsisten dilakukan dan juga pembiayaan yang dapat berkontribusi positif pada perekonomian, sosial dan lingkungan. Hal itu pun berkontribusi terhadap pencapaian kinerja keuangan berkelanjutan Bank OCBC NISP sepanjang semester I 2021," lanjut Parwati.

Dengan tetap mengedepankan penerapan prinsip kehati-hatian, Bank OCBC NISP senantiasa mendorong pertumbuhan bisnis sebagai fungsi intermediasi. Per 30 Juni 2021, Bank OCBC NISP mencatat kinerja yang berkelanjutan dengan laba bersih sebesar Rp 1,5 triliun. Total aset tumbuh 10,4 persen year over year (yoy) atau sebesar Rp 201 triliun. Sementara itu, dana pihak ketiga meningkat sebesar 11,2 persen yoy atau Rp 150,4 triliun hingga akhir Juni 2021.

Di sisi lain, laba operasional sebelum beban cadangan kerugian penurunan nilai tumbuh sebesar 5,4 persen yoy menjadi Rp 2,7 triliun. Peningkatan ini dikontribusikan dari pendapatan operasional yang tumbuh 5,8 persen yoy menjadi Rp 4,9 triliun. Dari jumlah tersebut, sebagian besar atau senilai Rp 3,9 triliun berasal dari pendapatan bunga bersih yang meningkat 11,8 persen yoy.

Salah satu hal yang mendukung pencapaian tersebut adalah peningkatan rasio dana murah (CASA) yang tercatat sebesar 48,8 persen pada akhir Juni 2021 dibandingkan dengan posisi akhir Juni 2020 sebesar 43,8 persen.

Dukungan berkelanjutan dari Bank OCBC NISP untuk dorong pemulihan ekonomi dan meningkatkan literasi keuangan nasabah

Hingga akhir Juni 2021, Bank OCBC NISP menyalurkan kredit sebesar Rp 115,5 triliun. Dari jumlah tersebut, sebagian besar disalurkan untuk modal kerja dan investasi. Rasio NPL terjaga di bawah rata-rata NPL industri perbankan dan ketentuan regulator. Pada akhir Semester I 2021, NPL net Bank sebesar 1,0 persen dan NPL bruto sebesar 2,5 persen.

Ilustrasi nasabah sedang bertransaksi di Bank OCBC NISP. Foto: dok. Bank OCBC NISP

Tidak terbatas pada pendanaan, Bank OCBC NISP juga terus berupaya mendukung nasabah pelaku usaha agar dapat melalui berbagai tantangan dengan menghadirkan program pendampingan bisnis, akselerasi kapabilitas Velocity@ocbcnisp untuk mendukung transaksi, serta edukasi melalui program ONPreneurship maupun W-Talks.

Bank OCBC NISP juga konsisten mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai literasi keuangan agar nasabah dapat mempunyai pemahaman yang finansial yang baik. Hal itu diwujudkan melalui rangkaian program dari Bank OCBC NISP, seperti kampanye Nge-Gym Finansial dari NYALA | OCBC NISP, online board games (Financial EducatiON) dan program edukasi lainnya secara online.

Uniknya, edukasi ini didukung dengan penyediaan produk investasi yang mudah diakses. Bank OCBC NISP juga menghadirkan layanan pendampingan RM Mobile untuk berdiskusi.

Usaha menumbuhkan literasi keuangan di kalangan nasabah pun tidak sia-sia. Selain memiliki mindset dan pengetahuan yang baik soal pengelolaan keuangan, Bank OCBC NISP juga melihat peningkatan minat nasabah yang mengalokasikan dana untuk investasi pada produk reksadana dan obligasi. Kedua instrumen investasi tersebut banyak dipilih karena memberikan potensi imbal hasil lebih tinggi dari deposito.

Adaptasi nasabah terhadap layanan digital Bank OCBC NISP

Bank OCBC NISP terus mengakselerasi pengembangan kapabilitas digital untuk memastikan nasabah tetap melakukan aktivitas perbankan nasabah di tengah terbatasnya mobilitas karena pandemi. Strategi ini disambut baik oleh nasabah dan dibuktikan dengan rata-rata nilai transaksi per bulan dari periode pre-covid yakni sepanjang 2019 dibandingkan dengan semester I 2021 meningkat sebesar 122 persen di e-channel Bank OCBC NISP.

Selain itu, terdapat peningkatan nilai transaksi serta jumlah pengguna di berbagai channel digital Bank OCBC NISP. Pada layanan Velocity@ocbcnisp yang berbasis web dan mobile misalnya, rata-rata nilai transaksi per bulan dari periode pre-covid yakni sepanjang 2019 dibandingkan dengan semester I 2021 meningkat 134 persen. Jumlah pengguna pun meningkat sebesar 22 persen.

Ilustrasi layanan digital Bank OCBC NISP. Foto: Shutterstock

Layanan ONe Mobile pada semester I 2021 juga mencatat rata-rata nilai transaksi dan frekuensi transaksi per bulan yang masing-masing meningkat sebesar 91 persen dan 68 persen dibandingkan periode sepanjang tahun 2019. Jumlah pengguna ONe Mobile juga tumbuh sebesar 55 persen.

Lebih lanjut Parwati mengatakan, peningkatan transaksi pada ONe Mobile juga termasuk transaksi produk investasi, khususnya obligasi dan reksadana. Hal ini sejalan dengan upaya Bank OCBC NISP yang ingin menjadikan ONe Mobile lebih dari sekadar alat transaksi, ia juga dapat digunakan sebagai comprehensive money manager yang mendukung nasabah dalam mengelola dan mengembangkan dananya.

"Pemulihan ekonomi di semester II 2021 akan tetap menantang karena dampak lonjakan kasus COVID-19. Dalam kondisi ini, Bank OCBC NISP sebagai bagian dari industri keuangan Indonesia akan terus mengambil peran yang lebih besar untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi,” katanya.

“Tidak hanya menghadirkan solusi perbankan, kami juga mendorong kerjasama dari seluruh stakeholder termasuk masyarakat untuk dapat menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin dan mengikuti program vaksinasi. Dengan demikian, kita semua dapat #MelajuJauh dalam menjalankan strategi dan upaya pemulihan ekonomi," tutup Parwati.

Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Bank OCBC NISP