Bantu Nelayan RI, Startup Aruna Pangkas Rantai Pasok Sektor Perikanan
·waktu baca 2 menit

Startup Aruna mendorong transformasi digital di sektor perikanan, salah satunya dengan memangkas rantai pasok atau supply chain. Hal ini diharapkan mampu mensejahterakan nelayan Indonesia.
Co-Founder dan Chief Operational Officer Aruna, Indraka Fadhillah, mengatakan bahwa pihaknya berharap dapat memperluas bisnis dan mitra kerja dalam pameran Food Hotel Indonesia (FHI) yang berlangsung hingga 29 Juli 2022. Sebagai perusahaan supply chain agregator perikanan asal Indonesia, ajang tersebut dinilai mampu membangun dan mengembangkan relasi bisnis.
“Menurut saya pribadi, ini merupakan ajang yang keren untuk show up bisnis Aruna kepada customer global sekaligus menjaring mitra relasi kerja sama khususnya untuk industri food and beverage,” ujar Indraka dalam keterangannya, Kamis (28/7).
Dia melanjutkan, Aruna juga memperkenalkan proses bisnisnya yang menghubungkan nelayan pesisir lokal dengan pasar global melalui aplikasi dan teknologi internal yang dikembangkan.
Vice President Sales dan Marketing Aruna, Djong Niti Sastro mengatakan, keikutsertaan Aruna dalam pameran tersebut juga bertujuan untuk semakin menggaungkan pentingnya Revolusi Protein, yang salah satunya dapat direalisasikan dengan mengkonsumsi ikan yang merupakan salah satu jenis makanan berprotein tinggi yang baik untuk tubuh.
“Aruna kini juga berfokus pada Seafood by Aruna, sebuah platform B2C yang memungkinkan end consumers Aruna untuk membeli seafood hasil tangkapan nelayan lokal secara lebih mudah," jelasnya.
"Kualitasnya terjamin, harganya pun masuk akal. Kedua hal inilah yang ingin kami berikan, kemudahan akses kepada produk seafood lokal terbaik dari segi kualitas maupun harga,” tambahnya.
