Kumparan Logo

Banyak Manajer Kopdes Penempatan Jauh, Zulhas: Diterima Dulu Nanti Disesuaikan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025). Foto: Widya Islamiati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Menteri Koordinator Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan, menanggapi kalau nantinya penempatan lokasi sebagian manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP atau Kopdes Merah Putih) yang jauh dari domisili akan disesuaikan.

Zulhas menuturkan kalau pemerintah telah mendengar dan mendiskusikan permasalahan tersebut.

“Yang penting terima dulu. Nah, setelah itu nanti disesuaikan. Di mana nanti domisili dengan koperasi yang terdekat, akan disesuaikan tempatnya,” jelas Zulhas usai Rapat Terbatas KDKMP di Kemenko Bidang Pangan, Selasa (29/09).

Ia mencontohkan jika lokasi penempatan saat ini yang tertera di surat penawaran adalah Gorontalo, sementara domisili peserta berada di Depok, maka akan disesuaikan nanti.

Zulhas pun meminta peserta untuk terlebih dahulu menerima surat penawaran tersebut agar tidak ditetapkan gugur statusnya oleh sistem

“Terima dulu. Agar status nggak gugur kan, nanti disesuaikan tempat yang terdekat,” lanjut Zulhas.

Saat ini, menurut Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, manajer yang ditempatkan jauh dari domisili berjumlah kurang dari 2 ribu orang.

Peresmian Pabrik CPO berbasis koperasi KUD Sejahtera di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan yang diresmikan Menteri Koperasi, Ferry Juliantono pada Rabu (12/8/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparan

“Jumlahnya kurang lebih 1.900 atau sekitar 11 persen dari manajer Kopdes yang ditempatkan lintas provinsi,” papar Ferry dalam kesempatan yang sama.

Ferry menambahkan bahwa penempatan lintas provinsi tersebut dimaksudkan untuk mengisi kekurangan SDM di daerah-daerah yang memerlukan.

“Kami kemarin juga sudah bersama PT Agrinas Pangan Nusantara akan tetap mempertahankan statusnya, dan kemudian tidak kita diskualifikasi, dan dipertahankan sambil menunggu bangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih-nya selesai, pokoknya kita carikan solusinya,” pungkas Ferry.

Penempatan manajer Kopdes Merah Putih tetap akan berjalan sesuai rencana, yakni pada 1 Oktober 2026.

Kemudian, di bulan yang sama, Zulhas memaparkan rencana pemerintah untuk mengevaluasi Kopdes mana saja yang telah diisi pada 7 Oktober.

“Dan tanggal 15 Oktober kami akan bagi tugas, masing-masing nanti jadi pramuniaga,” sambung Zulhas.

Tujuannya, menurut Zulhas, untuk memperlihatkan kepada publik bahwa Kopdes telah mulai berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Penulis: Zulfa Salman