Kumparan Logo

Baru Diresmikan, Pertamina International Shipping Siap Jual Saham Tahun Ini

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapal tanker raksasa kedua milik PT Pertamina International Shipping (PIS).  Foto: Dok. Pertamina
zoom-in-whitePerbesar
Kapal tanker raksasa kedua milik PT Pertamina International Shipping (PIS). Foto: Dok. Pertamina

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati meresmikan Pertamina International Shipping (PIS) menjadi subholding shipping pertama di bawah Pertamina Group, Rabu (5/5).

Peresmian ini juga dihadiri Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury, Direksi dan Komisaris PIS. Peresmian subholding ini memperkuat posisi PIS di dalam industri energi dari sisi logistik di luar yang terintegrasi.

"Kita melihat dengan konsolidasi yang dilakukan hari ini membuktikan Pertamina jadi perusahaan terbuka dan bertransformasi seperti yang kita inginkan," kata Erick dalam sambutannya, Rabu (5/5).

Dengan adanya Subholding PIS akan menjadikan Pertamina tidak hanya jago kandang, tapi juga menjadi pemain global di bidang logistik kelautan yang terintegrasi.

Alasannya, karena konsolidasi ini telah menyatukan aset-aset dari anak usaha lain, mulai dari pengadaan kapal besar, terminal BBM, hingga pelabuhan. Jadi bukan hanya melayani pengiriman ekspor dan impor migas saja, namun juga ingin fasilitas yang ada ini bisa digunakan perusahaan global lainnya.

"Kita enggak usah takut karena punya sumber daya alam dan pasar yang besar. Hanya satu kurangnya, supply chain. Karena itu integrasi di laut ini bisa merealisasikan itu, moving forward," ujarnya.

Menteri BUMN Erick Thohir lantik pejabat di Kementerian BUMN, Rabu (27/1). Foto: Kementerian BUMN

Aset-aset tersebut disatukan dalam saham inbreng yang telah rampung. Selanjutnya, PIS siap melantai perdana di bursa saham sebagai perusahaan publik tahun ini.

"Kapan go public-nya? Ini kita lihat dari banyaknya aksi korporasi di market. Tentu window-nya kita cari yang tepat, pasti tahun ini tapi bulannya kita cari waktu," kata Erick.

Dalam kesempatan yang sama, Nicke Widyawati mengatakan dengan selesainya proses inbreng, subholding PIS memiliki banyak aset. Mulai dari seluruh aset kapal, enam pelabuhan, hingga terminal BBM sudah diserahkan.

"Maka hari ini, kapal yang dikelola PIS sebanyak 750 armada, di mana 540 armada miliki sendiri dan sisanya sewa," katanya.

Kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) PERTAMINA PRIDE dan PERTAMINA PRIME merupakan dua kapal tanker raksasa yang dimiliki PIS. Dua kapal itu belum lama ini telah diresmikan setibanya di Indonesia.

"Selain dua kapal itu, kita ada tambahan yaitu kapal LNG yang akan digunakan untuk menyuplai gas ke Kilang Cilacap," ujar Nicke.