Kumparan Logo

Bawang Bombai Masih Mahal, Impor Masuk 2 Pekan Lagi

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bawang bombay Foto: Helmi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bawang bombay Foto: Helmi/kumparan

Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan bawang bombai akan masuk Indonesia dalam dua pekan ke depan. Masuknya bawang bombai ini diharapkan mampu menekan harga di pasaran yang cukup tinggi hingga Rp 120 ribu per kilogram (kg) saat ini.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (BKP Kementan) Agung Hendriadi mengatakan, pihaknya mempercepat masuknya bawang bombai yang telah disetujui melalui dokumen Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH).

“Pemasukan bawang bombai dipercepat, istilahnya rekomendasi impor bawang bombai akan terealisasi dalam dua pekan ke depan,” katanya dalam siaran live, Rabu (1/4).

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian, Agung Hendriadi. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Agung menuturkan, bawang bombai tidak bisa ditanam di Indonesia. Sebab, Indonesia adalah negara tropis, sementara bawang bombai cocok berada di wilayah sub tropis.

Sebelumnya, Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto mencatat, importir bawang bombai yang mendapat izin sudah melakukan pembelian bawang bombai dari China, Australia dan New Zealand. Pihaknya telah menerbitkan rekomendasi impor sebanyak 227 ribu ton.

"Pertengahan April nanti akan datang bawang bombai sehingga harga bisa turun hingga 25.000 per kg. Jadi kami minta sekali lagi masyarakat jangan khawatir, kami menjamin ketersedian pangan di Indonesia selama COVID-19 ini akan tetap aman dan terkendali," tegasnya.