BCA Tanam Pandan Laut dan Lepas Liarkan Anak Penyu di Pulau Santen, Banyuwangi

11 Agustus 2023 8:52 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Aksi penanaman daun pandan oleh Bakti BCA di Pantai Santan, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (10/8). Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan
ADVERTISEMENT
Keberlangsungan hidup penyu kini memprihatinkan. Hanya terisa tujuh spesies penyu di dunia dan enam di antaranya berada di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Empat dari enam spesies penyu tersebut ada di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Empat spesies tersebut adalah Penyu Sisik, Penyu Hijau, Penyu Belimbing dan Penyu Lekang.
Aksi pelepasliaran tukik oleh Bakti BCA di Pantai Santan, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (10/8). Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan
Hal itu pula yang menjadi perhatian BCA dalam mendukung keberlanjutan lingkungan hidup. Pada Kamis (10/8), BCA melakukan inisiatif konservasi ekosistem laut dengan melakukan pelepasliaran 50 anak penyu (tukik) dan penanaman 100 pandan laut di Pulau Santen, Banyuwangi.
"Kita membuktikan bahwa BCA enggak bisa sendirian. Kita bersama masyarakat. Kami harapkan apa yang kami lakukan bukan hanya kali ini saja, tetapi akan terus kami lakukan," ungkap EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, di Pulau Santen.
Aksi penanaman daun pandan oleh Bakti BCA di Pantai Santan, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (10/8). Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan
Menurut Hera, di BCA ada program Bakti BCA. Itu adalah kegiatan sosial yang salah satunya adalah kegiatan lingkungan. Oleh sebab itu, menurutnya, BCA tidak melulu hanya berfokus pada bisnis.
ADVERTISEMENT
"Bisnis tidak akan jalan jika lingkungannya enggak sehat. Gimana jika bisnis jalan, ekonomi mutar, kalau orangnya enggak sehat, orangnya enggak bisa mendapat penghasilan. Jadi itu sebenarnya sirkulasi. Sehat dulu lingkungannya, lalu ekosistemnya baik, baru ekonominya bisa mutar," ungkapnya.
Aksi pelepasliaran tukik oleh Bakti BCA di Pantai Santan, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (10/8). Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan
Menurut Hera, dukungan BCA dalam pelestarian penyu telah dilakukan sejak 2015 dengan bekerja sama dengan Yayasan Penyu Banyuwangi dan WWF.
Dalam kurun waktu 2015-2021, BCA telah mendukung pelepasliaran sekitar 24.000 tukik, adopsi dan relokasi 400 sarang penyu, serta menyelenggarakan sejumlah edukasi pelestarian penyu kepada masyarakat.
"Kami juga berharap upaya ini dapat meningkatkan daya tarik bagi ekowisata yang berkelanjutan di Kabupaten Banyuwangi, sehingga pada gilirannya dapat menciptakan manfaat bagi perekonomian masyarakat di daerah." pungkas Hera.
Aksi pelepasliaran tukik oleh Bakti BCA di Pantai Santan, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (10/8). Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan
Pelepasliaran tukik dan penanaman pandan laut tersebut juga dilakukan oleh Putri Indonesia 2023 Farhana Nariswari serta warga setempat. Mereka terlihat semringah dalam melakukan aksi konservasi alam tersebut.
ADVERTISEMENT

Sekilas tentang Pandan Laut

Pandan Laut dikenal sebagai tumbuhan pantai yang memiliki segudang manfaat. Dalam hal manfaat ekologis, pandan laut dapat mengurangi abrasi pantai hingga mengurangi dampak pasang terhadap ekosistem darat.
Aksi penanaman daun pandan oleh Bakti BCA di Pantai Santan, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (10/8). Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan
Sementara untuk manfaat ekonomis, daunnya dapat digunakan untuk berbagai macam kerajinan tangan hingga bahan obat-obatan tradisional, sementara buahnya bisa dijadikan bahan makanan.
Pandan laut juga memberikan manfaat yang besar bagi konservasi penyu. Bunganya yang berbau harum, dapat menarik penyu untuk datang ke pantai dan bertelur.
Tanaman ini juga digunakan penyu sebagai pelindung sarang, lantaran durinya berguna untuk menghalangi hewan predator mengambil dan memakan telur-telur penyu yang disembunyikan di bawah pasir.