BCA Targetkan Jumlah Nasabah Tembus 30 Juta di 2023
·waktu baca 2 menit

PT Bank Central Asia Tbk atau BCA berniat menambah jumlah nasabah. Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim mengatakan jumlah nasabah BCA sudah mencapai 24 juta orang per Juni 2022.
Vera mengungkapkan sebanyak 70 persen nasabah BCA membuka rekening secara online.
“Kami rencanakan sampai tahun depan jumlah nasabah mencapai 30 juta. Jumlah nasabah ini yang transaksi di dana murah (current account and saving account/CASA),” ujar Vera dalam Public Expose Live 2022, Rabu (14/9).
Vera menjelaskan apabila nasabah BCA mencapai 30 juta, maka pertumbuhan jumlah nasabah diperkirakan bisa dobel. Ia mengatakan volume transaksi menembus di atas 40 persen selama tiga tahun berturut-turut.
“Target nasabah sebanyak 30 juta memang sudah dicanangkan dari tahun 2018, sehingga kita bisa mencapai dobel pertumbuhan nasabah. Banyak usaha yang kita lakukan, salah satunya pembukaan rekening online,” kata Vera.
Emiten dengan kode BBCA ini memberi kemudahan nasabah dengan pembukaan rekening online. Layanan ini mendukung kebutuhan nasabah, terutama di saat pandemi COVID-19.
“Nasabah apa pun yang membuka rekening secara online, pasti memiliki banyak kebutuhan. Inilah (menentukan) kesiapan di tim cabang dalam memenuhi berbagai kebutuhan,” terang Vera.
Lebih lanjut, Vera mengungkapkan cabang BCA sudah penuh saat pandemi COVID-19 mulai melandai. Menghadapi kondisi tersebut, pihaknya menambah 1 lokasi layanan Halo BCA di Semarang.
“Selama ini Halo BCA di Jakarta, kita tambah satu lokasi yang full operation di Semarang. Tentunya 2 call center ini memperkuat pelayanan kami nasabah. Apabila nasabah tidak sempat ke cabang, kami bisa memberi layanan secara digital yaitu melalui Halo BCA,” tutur Vera.
