Kumparan Logo

BEI Umumkan 26 Emiten Naik Kelas ke Papan Utama, Berikut Rinciannya

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengunjung melintas di depan refleksi layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjung melintas di depan refleksi layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelaskan sejumlah keuntungan yang diperoleh emiten apabila berhasil masuk ke Papan Utama atau Main Board (MBX).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengatakan persyaratan bagi emiten yang masuk ke Papan Utama memang lebih tinggi dibandingkan papan lainnya.

“Secara umum persyaratan di Papan Utama lebih tinggi daripada papan Pengembangan dan Akselerasi,” ujar Nyoman, dalam keterangan tertulis, Jumat (29/5).

Menurut dia, status sebagai perusahaan tercatat di Papan Utama menjadi nilai tambah bagi emiten di mata pelaku pasar.

“Dapat meningkatkan reputasi perusahaan, memperluas basis investor, serta meningkatkan peluang untuk menjadi konstituen indeks saham tertentu, termasuk indeks yang menjadi acuan investor global,” kata dia.

Menurutnya, mempertahankan status di Papan Utama juga penting bagi emiten untuk menjaga daya tarik sahamnya di pasar modal.

“Oleh karena itu, mempertahankan status di Papan Utama umumnya penting untuk memperluas basis investor dan meningkatkan daya tarik (attractiveness),” jelas Nyoman.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan

Selain itu, keberadaan emiten di Papan Utama juga mencerminkan kualitas perusahaan dari sisi fundamental hingga kepatuhan terhadap regulasi bursa.

Terkait perpindahan papan pencatatan, BEI menyebut punya kewenangan untuk melakukan evaluasi terhadap pemenuhan syarat emiten.

“Terkait pindah papan maka sebagaimana diatur dalam ketentuan VII.2. Peraturan Bursa Nomor I-A, Bursa berwenang untuk melakukan penilaian atas pemenuhan persyaratan dan perpindahan papan Perusahaan Tercatat,” lanjutnya.

BEI juga menjelaskan evaluasi perpindahan papan dilakukan secara berkala dua kali dalam setahun, yakni setiap Mei dan November.

“Proses evaluasi dan pelaksanaan pindah papan (Sesuai ketentuan VII.5. Peraturan Bursa Nomor I-A) dilakukan secara berkala setiap bulan Mei dan November,” tutur Nyoman.

Sebelumnya, BEI mengumumkan perubahan papan pencatatan sejumlah emiten yang akan efektif berlaku mulai 29 Mei 2026.

Pengumuman tertuang dalam dokumen Perpindahan Papan Pencatatan yang diterbitkan BEI pada 20 Mei 2026.

“Bursa berwenang untuk melakukan penilaian atas pemenuhan persyaratan dan perpindahan papan yang dilakukan setiap bulan Mei dan November,” tulis BEI dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (22/5).

Sebanyak 26 emiten naik kelas dari Papan Pengembangan ke Papan Utama. Perusahaan-perusahaan tersebut meliputi:

  • PT Akasha Wira International Tbk (ADES)

  • PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO)

  • PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG)

  • PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR)

  • PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD)

  • PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR)

  • PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT)

  • PT Central Omega Resources Tbk (DKFT)

  • PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND)

  • PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT)

  • PT FKS Multi Agro Tbk (FISH)

  • PT Galva Technologies Tbk (GLVA)

  • PT Gozco Plantations Tbk (GZCO)

  • PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO)

  • PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD)

  • PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT)

  • PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK)

  • PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB)

  • PT Merck Tbk (MERK)

  • PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU)

  • PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM)

  • PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT)

  • PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)

  • PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN)

  • PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO)

  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)

instagram embed