Kumparan Logo

Belajar Membangun Bisnis Produk Kecantikan dari Mineral Botanica dan Skin Game

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi produk kecantikan. Dok. Kuncie
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi produk kecantikan. Dok. Kuncie

Di tengah gempuran produk kecantikan asing, produk lokal semakin banyak bermunculan. Para pengusaha tanah air tak ragu untuk berlomba-lomba dalam mengusung konsep yang unik, seperti mendobrak beauty standard hingga mengangkat isu self love.

Mereka juga gencar melakukan promosi mulai dari cara yang biasa hingga tak biasa untuk menarik audiens. Sebut saja kolaborasi dengan artis Korea hingga mejeng di billboard Time Square New York.

Namun sebenarnya, bagaimana strategi membangun bisnis produk kecantikan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat? Sebagai pemilik bisnis, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, di antaranya:

Pahami Kebutuhan Konsumen

Mengetahui target konsumen dan cari tahu apa yang mereka kebutuhan saat ini adalah langkah pertama dalam membangun bisnis apapun, tak terkecuali produk kecantikan. Langkah tersebut dapat dilakukan dengan melakukan riset atau membuat survei mandiri untuk mendapatkan insight dari konsumen.

Ilustrasi meeting. Foto: Shutterstock.

Menurut mentor Kuncie, Anita Loeki, Co-Founder Mineral Botanica, tak ada salahnya berlama-lama dalam melakukan analisa saat memulai bisnis kosmetik dan kecantikan. Itu semua demi melahirkan riset yang matang sebagai fondasi berbisnis, sehingga kita dapat mengeluarkan produk yang tepat dan sesuai selera pasar.

Tentukan Brand Image

Brand image sangatlah penting dalam bisnis kosmetik dan kecantikan. Ini adalah tentang kesan apa yang ingin audiens terima ketika mendengar nama brand Anda. Apakah trendy atau rebel beauty? Jika Anda memiliki brand image, bisnis akan mempunyai nilai lebih.

Mengingat mindset masyarakat sudah semakin maju akibat pesatnya arus informasi, mereka kini sangat melek terhadap nilai-nilai tersebut. Seperti kata Michella Ham, CEO Skin Game dan salah satu mentor Kuncie, brand image juga dapat menjadi daya tarik yang memikat konsumen untuk memutuskan membeli produk. Skin Game sendiri memiliki image realistis, jujur, dan bersahabat.

Tentukan Unique Selling Point

Unique Selling Point atau USP adalah hal unik yang membuat brand Anda berbeda dari kompetitor. Anda harus memberi sentuhan baru pada produk jika ingin memikat hati konsumen.

Sentuhan baru ini bisa diterapkan di berbagai aspek. Jika produk yang dibawa adalah kosmetik, Anda dapat menerapkan USP pada varian produk dengan membuat banyak pilihan shade foundation.

Bila di pasaran hanya ada sedikit pilihan shade foundation, banyaknya pilihan varian bisa menjadi USP brand kosmetik Anda. Anita Lokie mengatakan bahwa USP sangatlah penting dan harus dimiliki oleh setiap brand kosmetik dan kecantikan. USP Mineral Botanica sendiri adalah memakai bahan-bahan natural dan alami pada seluruh produknya.

Ciptakan Customer Experience

Ilustrasi customer experience. Foto: Shutterstock.

Selain produk, Anda sebaiknya berfokus pada customer experience atau pengalaman konsumen. Ciptakanlah pengalaman konsumen yang menarik dan tidak akan mereka lupakan. Misalnya dengan menyediakan tester untuk seluruh produk di toko fisik atau bahkan membuat aplikasi virtual makeup agar konsumen dapat mencoba produk terlebih dahulu sebelum membeli.

Jangan pernah ragu untuk terus membuat ide-ide baru untuk customer experience demi memuaskan pelanggan. Menurut Michella Ham, kepuasan konsumen adalah hal yang utama demi terjalinnya relasi yang baik dan terciptanya para pelanggan-pelanggan setia.

Pilih Brand Ambassador

Brand Ambassador atau BA harus dipilih berdasarkan relevansi terhadap brand. Hindari asal memilih BA hanya karena ketenarannya, sebab tugas BA tak sekadar mempromosikan produk, mereka juga menjadi orang yang merepresentasikan brand image.

Ilustrasi beauty blogger. Foto: Shutterstock.

Karena itulah, Anda perlu memastikan BA yang dipilih sesuai dengan brand image yang sudah ditentukan sebelumnya. Michella Ham mengatakan bahwa kolaborasi dengan BA juga harus dijalin dengan baik. Pastikan kerja sama tersebut memberi dampak positif bagi kedua belah pihak.

Video pembelajaran dari Anita Lokie, Michella Ham, dan mentor bisnis kecantikan lainnya dapat Anda nikmati secara eksklusif hanya di Kuncie. Download sekarang juga di tsel.me/Kunciekumparan.

video youtube embed

Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Telkomsel