Bisnis
·
30 Mei 2018 18:48

Beli Bensin di Kios Pertamax Saat Mudik Harus Kelipatan Rp 100 Ribu

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Beli Bensin di Kios Pertamax Saat Mudik Harus Kelipatan Rp 100 Ribu (304238)
searchPerbesar
Petugas yang melayani kiosk Pertamax di KM 252. (Foto: Ela Nurlaela/kumparan)
Jelang mudik lebaran, PT Pertamina (Persero) menyediakan kantong-kantong penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) atau KiosK Pertamax di 60 titik di jalan tol yang tersebar di Jawa dan Sumatera Rinciannya, 54 titik di Jawa dan 6 titik di Sumatera.
ADVERTISEMENT
KiosK Pertamax ini diharapkan menjadi salah satu alternatif bagi para pemudik untuk mendapatkan BBM selain di SPBU.
Di KiosK Pertamax yang ada di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur Pertamax dibanderol Rp 8.900/ liter. Sedangkan Pertamina Dex di Jawa Barat Rp 10.000/liter, di Jawa Tengah dan Jawa Timur Rp 10.100/liter.
Beli Bensin di Kios Pertamax Saat Mudik Harus Kelipatan Rp 100 Ribu (304239)
searchPerbesar
Suasana Kiosk Pertamax di KM 252. (Foto: Ela Nurlaela/kumparan)
Retail Field Marketing Pertamina Rayon IV Keresidenan Pekalongan, Fachrizal Imaduddin, mengatakan pada tahun ini pemudik diperbolehkan membeli Pertamax dalam jumlah berapa pun. Berbeda dengan tahun sebelumnya ketika tiap pemudik dibatasi hanya boleh membeli 10 liter Pertamax saja di KiosK Pertamax.
Namun, pemudik harus membeli Pertamax dengan kelipatan Rp 100.000. Kata Fachrizal, hal ini untuk memudahkan transaksi.
"Tahun lalu itu kita batasi jualannya per 10 liter. Sekarang tidak dibatasi tapi melakukan pembulatan. Jadi untuk memudahkan konsumen kita berikan mereka Rp 100.000, Rp 150.000 atau Rp 200.000. Jadi kelipatan untuk memudahkan saja," ujarnya saat ditemui di SPBU Tegal, Jawa Tengah, Rabu (30/5).
ADVERTISEMENT
Ia juga menyarankan agar para pemudik melakukan pembayaran dengan uang elektronik atau e-money agar tidak perlu repot-repot menunggu uang kembalian.
"Karena lewat tol saja pakai e-money, sehingga mereka enggak bingung ketika nanti di tol enggak bawa uang, mereka tinggal tap dari e-money mereka. Clear itu tanpa harus ada kembalian, tanpa harus bingung uang palsu atau mungkin tertukar uangnya," ungkapnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020