Berburu Rumah Baru di Pinggiran Jakarta, Berapa Harganya?

Beragam jenis hunian mulai dari rumah tapak (landed house) hingga apartemen ditawarkan dalam Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018 di JCC, Jakarta. Harga yang dipatok pun beragam dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Dalam acara yang berlangsung sejak 22-30 September 2018 di Hall A dan B JCC Senayan, Jakarta ini, sebanyak 149 pengembang menawarkan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) subsidi maupun nonsubsidi hingga Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) dengan proyek di 730 lokasi di seluruh Indonesia. kumparan mencoba menggambarkan harga properti di pinggiran kota yang berada di sekitar Jakarta.
Seperti hunian yang Sawangan Residence Ideal yang berlokasi di Depok, menawarkan rumah tapak seharga Rp 1,44 miliar. Harga yang dipatok tinggi ini untuk hunian tipe 100/135.
Lila, salah satu sales properti ini menyatakan, harga yang dipatok ini setara dengan spesifikasi fasilitas rumah. Di antaranya dengan sanitari standar Amerika Serikat, struktur beton yang bertulang hingga jenis penutup lantai homogeneous berukuran 60x60 cm.
"Tipe ini kan juga memiliki 2 lantai. Selain itu listriknya sudah sebesar 2.200 VA," ujarnya kepada kumparan saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (22/9).
Perumahan dengan lahan seluas 7,4 hektare tepatnya terletak di pinggir Jalan Raya Bojongsari, Depok. Hunian ini juga dikatakan memiliki danau alami di lingkungan perumahannya, dengan fasilitas jogging track yang mengelilingi danau.
"Ini juga kan dekat dengan fasilitas kayak Terminal Bus Lebak Bulus, juga Stasiun Kereta Api Depok," tambah Lila.

Dalam pameran ini, rumah seharga Rp 1,44 miliar tesebut dapat debitur cicil pembayarannya dengan 36 kali tanpa dikenakan bunga.
"Juga bebas biaya balik nama sama biaya sertifikat. Selain itu rumah juga sudah jadi, ready stock," ungkapnya.
Adapun perumahan dengan pengembang PT Buana Alam Megah Sentosa ini menawarkan rumah tapak mulai dari harga Rp 655 juta. Harga ini untuk rumah tipe 76/36.
Apartemen Subsidi di Serpong dan Karawang
Fasilitas apartemen tapi dengan harga rumah susun (Rusun). Begitulah prinsip yang dijalankan oleh PT PP Urban, anak usaha PT PP (Persero). Guna menyukseskan program Satu Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah, perseroan berkontribusi melalui pemenuhan hunian terjangkau bagi kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), URBANtown.
“Kami menyebutnya dengan ‘Harga Rusunami, Fasilitas Apartemen’. Kami sampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bank BTN atas fasilitas pembiayaan yang diberikan. Ini adalah langkah startegis yang baik,” kata Direktur Utama PT PP Urban Nugroho Agung Sanyoto.
URBANtown ini berlokasi di Serpong dan Karawang. Saat ini, pihaknya masih fokus untuk pembangunan URBANtown di Serpong. Nugroho menegaskan kalau hunian vertikal milik PP Urban ini merupakan salah satu yang terjangkau dan terintegrasi dengan ragam fasilitas pendukung, seperti olam renang, mini market, kafe, hingga apotek.

“Ini kami lakukan kerja sama pembiayaan Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) dengan Bank BTN,” tambahnya.
Untuk hunian URBANtown yang ada di Serpong, pihaknya menetapkan harga mulai dari Rp 200 juta. Dengan harga sekitar Rp 200 juta ini, masyarakat sudah menikmati layanan apartemen dengan tipe studio.
Sementara, untuk URBANtown di daerah Karawang, pihaknya mematok satu unit tipe studio seharga Rp 170 juta. Proyek pengerjaan URBANtown ini sendiri masih dalam tahap penyelesaian.
“Di Serpong itu sudah terjual sebanyak 80 unit dan target kami terjual 310 unit hingga akhir tahun. Kalau yang di URBANtown ini tahun depan serah terima. Karawang masih tahap pengerjaan,” katanya lagi.
