Kumparan Logo

Beri Arahan di Rakernas APPSI, Zulhas Bahas Pentingnya Pembangunan Berkelanjutan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mendag Zulhas di Rakernas APPSI.
zoom-in-whitePerbesar
Mendag Zulhas di Rakernas APPSI.

Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) menghadiri sekaligus memberikan arahan pada rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) 2023, di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (19/12).

Pada kesempatan itu, Mendag yang akrab disapa Zulhas mengapresiasi pembangunan yang dikerjakan sepanjang masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kita syukuri ya di bawah kepemimpinan Pak Jokowi, ini Indonesia mengalami kemajuan yang luar biasa," kata Mendag Zulhas di hadapan para peserta yang hadir.

Zulhas yang juga Ketua Umum PAN ini lalu mencontohkan pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur. Ia menyebut, IKN akan menjadi pusat Indonesia. Sehingga kehadirannya diharapkan dapat memacu kemajuan ekonomi masyarakat.

Selain IKN, Zulhas menyebut di tangan Jokowi wilayah Labuan Bajo juga berkembang pesat. "Labuan Bajo sekarang ada 11 hotel bintang 5. Sepanjang pantainya itu dibikin jogging track seperti New York. Bayangkan bangganya orang NTT menjadi destinasi wisata kelas dunia," tuturnya.

Zulhas menyatakan, karena kemajuan yang luar biasa itulah maka diperlukan kesinambungan pembangunan. Di sisi lain saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di angka 5%, sedangkan tingkat inflasi terjaga di kisaran 3%. Artinya, daya beli masyarakat terjaga.

"Nah oleh karena itu perlu kesinambungan pembangunan," imbuhnya.

instagram embed

Zulhas juga memaparkan mengenai harga sembako saat ini. Menjelang Nataru juga masih relatif stabil, harga cabe, telur, masih terjaga dengan baik.

‘’Kita sudah on the track. Pedagang pasar pun senang, kita bangun pasar di mana-mana. Tugas berat kami kerja sama dengan APPSI, bagaimana agar pedagang pasar melek digital, tidak gaptek, dapat melayani transaksi langsung maupun transaksi online. Pedagang pasar rakyat harus belajar e-commerce, tuntutan zaman ini mau tidak mau harus diikuti kalau kita ingin maju,’’ pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Zulhas yakni Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Suhanto dan jajaran Kemendag lainnya.

Rakernas diikuti oleh pengurus di 356 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.

Ketua Umum APPSI, Sudaryono mengatakan, Rakernas membahas tiga hal, yakni yang pertama terkait perkembangan isu-isu terkini mengenai kondisi pasar tradisional di seluruh daerah di Indonesia.

Kedua, para pengurus APPSI di seluruh Indonesia juga ingin membahas dan mendengarkan terkait usulan RUU Perlindungan Pasar Tradisional yang saat ini draft naskah akademiknya sudah masuk ke DPR RI.

Lalu yang ketiga, bahwa pada tahun politik ini APPSI harus memberikan sikap terkait pemberian dukungan politik kepada calon presiden dan calon wakil presiden yang dirasa memiliki kepedulian terhadap keberadaan Pasar dan para pedagang pasar tradisional di tengah perkembangan zaman.

"Dukungan politik ini perlu kami lakukan sehingga ke depannya para pemimpin bangsa bisa memiliki strategi mempertahankan eksistensi keberadaan pasar tradisional sekarang ini dan untuk waktu yang akan datang di tengah berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga pedagang pedagang pasar tradisional ini tidak ketinggalan dan terus berkembang," paparnya.

Rakernas APPSI akan ditutup oleh Prabowo Subianto, yang merupakan Ketua Dewan Pembina APPSI.