Kumparan Logo

Berkat Penjualan iPhone 17, Valuasi Saham Apple Tembus Rp 66.508 Triliun

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seri iPhone 17 dipamerkan di Apple Store Taipei, Taiwan, Jumat (19/9/2025).  Foto: Ann Wang/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Seri iPhone 17 dipamerkan di Apple Store Taipei, Taiwan, Jumat (19/9/2025). Foto: Ann Wang/REUTERS

Valuasi saham Apple Inc. menembus USD 4 triliun atau sekitar Rp 66.508 triliun (kurs Rp16.627 per USD). Pencapaian ini menandai tonggak sejarah baru bagi Apple, sekaligus menjadikannya perusahaan publik ketiga di Amerika Serikat yang mencapai valuasi sebesar itu.

Saham perusahaan yang berbasis di Cupertino, California, ini telah melonjak lebih dari 56 persen sejak titik terendahnya pada April lalu, menambah sekitar USD 1,4 triliun terhadap nilai pasarnya. Kenaikan ini didorong oleh laris manis penjualan iPhone terbarunya serta berkurangnya tekanan tarif yang menopang harga saham dalam beberapa bulan terakhir.

Saham Apple juga sempat mencatat rekor tertinggi pertama tahun ini awal bulan ini, melampaui level yang bertahan sejak Desember lalu.

“Meski sejauh ini belum banyak berperan dalam gelombang AI, keberhasilan Apple menembus valuasi USD 4 triliun merupakan momen bersejarah. Ini merupakan bukti Apple tetap menjadi waralaba konsumen terbaik di dunia," kata Dan Ives, analis di Wedbush Securities dikutip dari Bloomberg, Rabu (29/10).

Ilustrasi Apple. Foto: REUTERS/Jason Lee

Reli saham Apple dipicu tingginya permintaan iPhone 17 di berbagai negara yang menurut para analis bisa menunjukkan siklus peningkatan (upgrade cycle) yang telah lama dinantikan akhirnya dimulai. Berdasarkan data Counterpoint Research, seri iPhone 17 mencatat penjualan 14 persen lebih tinggi dibanding iPhone 16 dalam 10 hari pertama peluncurannya di AS dan China.

Perusahaan juga meluncurkan versi baru dari iPad Pro, Vision Pro, dan MacBook Pro level dasar dengan chip M5 terbarunya, melengkapi jajaran produknya menjelang musim liburan penting akhir tahun.

Kenaikan valuasi Apple ke USD 4 triliun terjadi hanya beberapa bulan setelah Nvidia Corp. menjadi perusahaan pertama dalam sejarah yang mencapai tonggak tersebut. Rekan sesama “Magnificent Seven”, Microsoft Corp., juga sempat menyentuh valuasi yang sama pada Juli setelah melaporkan kinerja keuangan kuat, meski gagal menutup hari di atas level itu. Microsoft kembali melampaui ambang tersebut pada Selasa setelah mengumumkan kemitraan baru dengan OpenAI.

Blibli resmi menggelar acara Midnight Launch penyerahan iPhone generasi terbaru di Hotel Pullman Jakarta, Jumat (17/10) malam. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Meski Apple tetap menjadi salah satu dari tiga perusahaan terbesar di dunia, para analis kini terbelah dalam pandangan mereka terhadap perusahaan yang didirikan Steve Jobs itu. Menurut data Bloomberg, di antara perusahaan “Magnificent Seven”, Apple memiliki rasio rekomendasi buy (beli) terendah kedua setelah Tesla Inc.

Sementara itu, target harga rata-rata saham Apple dalam 12 bulan ke depan masih sekitar 6 persen di bawah harga perdagangan saat ini.

instagram embed