Beroperasi Sejak 1960, Toko Legendaris Matahari Bogor Ditutup

22 September 2021 15:19
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Beroperasi Sejak 1960, Toko Legendaris Matahari Bogor Ditutup (15848)
searchPerbesar
Pekerja memasang banner potongan harga di gerai Matahari Department Store, Kapten Muslihat, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/5/2021). Foto: Arif Firmansyah/ANTARA FOTO
Salah satu pusat perbelanjaan legendaris di Kota Bogor, Matahari Bogor, akhirnya ditutup untuk umum. Gerai milik PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) itu setidaknya sudah beroperasi selama lebih dari 60 tahun.
ADVERTISEMENT
Kabar tersebut dibenarkan Corporate Secretary Matahari Department Store, Miranti Hadisusilo. Gerai Matahari yang berlokasi di depan Stasiun Bogor dan di sebelah mal Taman Topi itu ditutup sejak 16 September 2021.
"Iya benar (ditutup)," jelas Miranti saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (22/9). Miranti belum menjawab lagi perihal kenapa gerai tersebut akhirnya ditutup.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Toko serba ada ini termasuk salah satu gerai tertua milik Matahari Store. Berdiri sejak tahun 1960 dengan nama De Zon yang juga berarti Matahari. Kala itu, De Zon baru saja dibuka dan hanya ada 3 gerai, yakni Jakarta Paser Baroe (Pasar Baru), Bogor, serta Bandung.
Beroperasi Sejak 1960, Toko Legendaris Matahari Bogor Ditutup (15849)
searchPerbesar
Warga berjalan melewati papan informasi potongan harga di gerai Matahari Department Store, Kapten Muslihat, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/5/2021). Foto: Arif Firmansyah/ANTARA FOTO
Sebagaimana diketahui, tak sedikit gerai perbelanjaan yang berguguran selama merebaknya pandemi COVID-19. Penyebaran virus corona ini juga berdampak pada kondisi ekonomi dan usaha Matahari.
ADVERTISEMENT
Saat PPKM darurat belum diberlakukan saja, dua pertiga dari total gerai Matahari sudah terkena dampak pengurangan jam operasional. Sebanyak 100 dari 150 gerai mulai memberlakukan pengurangan jam operasional tersebut.
Menurut Miranti saat itu, 100 gerai tersebut merepresentasikan 67 persen dari total keseluruhan gerai bisnis Matahari dan 71 persen dari total penjualan. Sebanyak 30 persen dari jumlah itu, terdampak akibat pengurangan jam kunjungan ke pusat perbelanjaan atau mal.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020