BI Pantau Persediaan Uang Tunai di Palu dan Donggala

30 September 2018 14:47
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Uang Tunai (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Uang Tunai (Foto: Thinkstock)
ADVERTISEMENT
Bank Indonesia (BI) kini tengah memantau persediaan uang tunai di perbankan yang terdampak gempa 7,4 Magnitudo di Donggala, Sulawesi Tengah, hingga memicu tsunami di Kota Palu dengan ketinggian 1,5 meter.
ADVERTISEMENT
Staf Ahli Dewan Gubernur BI, Peter Jacobs, mengatakan kini tengah mengumpulkan informasi dan data di lapangan terkait pemantauan itu. Pasalnya, kondisi di lapangan saat ini masih terbatas akses komunikasinya.
“Sekarang kita lagi kumpulkan sebanyak mungkin info karena datanya masih tunggu,” katanya.
Ketua Unit Khusus IMF-WB 2018, Peter Jacobs (Foto: Ema Fitriyani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Unit Khusus IMF-WB 2018, Peter Jacobs (Foto: Ema Fitriyani/kumparan)
Kendati demikian, Peter memastikan pemerintah memiliki anggaran khusus untuk tahap pemulihan perbankan pasca bencana.
“Peraturan dari BI dan OJK untuk bencana ada perlakuan khusus buat perbankan bagi mereka yang kehabisan uang, jadi ini beri keringanan buat mereka,” ungkap Peter kepada kumparan di area parkir CFD Sarinah, Jakarta, Minggu (30/9).
“Pemerintah juga tentunya sudah ada anggaran, jadi akan di-dispose ke mereka,” lanjutnya.
Saat ditanya soal dampak bencana Donggala dan Palu ke pertemuan tahunan IMF-World Bank pada Oktober mendatang, Peter yang juga Kepala Unit Kerja BI untuk Pertemuan IMF-World Bank mengaku pihaknya masih belum mendapat informasi.
ADVERTISEMENT
“Semoga tidak ada, karena belum ada info apapun kalau ada yang berubah," tutupnya.