Kumparan Logo

BI Tegaskan Bank Sentral Tak Bisa Salurkan Kredit

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Bank Indonesia (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bank Indonesia (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)

Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa bank sentral sangat berbeda dengan bank umum lainnya. Masyarakat pun tak bisa menyimpan dan meminjam uang atau kredit ke BI.

Hal ini sekaligus merespons pernyataan Calon Presiden Prabowo Subianto yang mengatakan ditolak saat ingin mengajukan kredit ke BI.

Seperti dikutip akun twitter resmi BI, Sabtu (24/11), otoritas moneter itu menyatakan, BI tidak memiliki produk simpanan, pinjaman, atau kartu kredit seperti bank umum atau bank komersial lainnya. BI pun tak bisa menyalurkan kredit ke masyarakat ataupun korporasi seperti bank umum.

"Terkait hal tersebut, kami sampaikan bahwa BI tidak memiliki produk simpanan, pinjaman, ataupun kartu kredit seperti bank umum atau bank komersial lainnya. Untuk mendapatkan informasi mengenai pengajuan pinjaman atau kredit yang sesuai dengan kebutuhan, #SobatRupiah dapat menghubungi bank umum atau komersial," tulis BI.

Tanggapan Bank Indonesia (BI) soal pernyataan Prabowo yang minta kredit ke BI. (Foto: Twitter)
zoom-in-whitePerbesar
Tanggapan Bank Indonesia (BI) soal pernyataan Prabowo yang minta kredit ke BI. (Foto: Twitter)

Adapun dalam Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2009 tentang Bank Indonesia, disebutkan bahwa BI merupakan suatu lembaga negara yang independen dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, bebas dari campur tangan pemerint​​ah dan/atau pihak lain, kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang tersebut.

BI sebagai bank sentral mempunyai satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah, melalui aspek kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa atau inflasi serta kestabilan terhadap mata uang negara lain.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku sudah mengajukan pinjaman ke Bank Indonesia (BI). Namun upaya tersebut gagal karena ditolak BI.

"Jangan malu kalau kita enggak punya duit, saya mantan perwira tinggi, saya berjuang untuk republik. Saya minta kredit BI saya enggak dapat, apalagi kalian," ujar Prabowo di hadapan para relawan.