BI: Transaksi Uang Elektronik Tembus Rp 34 T, Melesat 50 Persen di April 2022

24 Mei 2022 16:38
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
BI: Transaksi Uang Elektronik Tembus Rp 34 T, Melesat 50 Persen di April 2022 (94644)
zoom-in-whitePerbesar
Pembeli membayar dengan metode scan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di warung KE Angkringan, Ampera, Jakarta, Jumat (30/7/2021). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mencatat nilai transaksi uang elektronik (UE) pada April 2022 tumbuh 50,3 persen (yoy) mencapai Rp 34,3 triliun. Adapun nilai transaksi digital banking meningkat 71,4 persen (yoy) menjadi Rp 5.338,4 triliun.
ADVERTISEMENT
Perry mengatakan, transaksi ekonomi dan keuangan digital berkembang pesat seiring meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital, serta akselerasi digital banking.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sementara itu, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu kredit juga mengalami pertumbuhan 12,5 persen (yoy) menjadi Rp 764,5 triliun.
"Untuk mendukung Program Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Bank Indonesia senantiasa bersinergi dan memperkuat koordinasi dengan Pemda melalui Satgas P2DD dan TP2DD. Jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada April 2022 meningkat 23,2 persen (yoy) mencapai Rp 1.039,1 triliun," jelas Perry usai rapat dewan gubernur (RDG), Selasa (24/5).
Perry melanjutkan, Bank Indonesia terus memastikan ketersediaan uang Rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI, antara lain dengan melanjutkan kerja sama kelembagaan dalam peredaran uang Rupiah ke daerah 3T (Terluar, Terdepan, Terpencil), dan memastikan kelancaran proses arus balik uang kartal (inflow) pasca periode Idul Fitri 1443H.
ADVERTISEMENT