Biaya Transfer Antarbank Diharapkan Turun Lagi Jadi Rp 100
·waktu baca 2 menit

Ketua Perhimpunan Bank-bank Internasional (Perbina) sekaligus CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi berharap biaya transfer antarbank di BI Fast saat ini bisa kembali turun menjadi Rp 500 hingga Rp 100 per transaksi. Adapun saat ini biaya transfer antarbank di BI Fast sebesar Rp 2.500.
Menurut Batara, penurunan biaya transfer antarbank ini bisa membantu pertumbuhan UMKM. Selain itu, konsumen juga akan lebih dimudahkan karena biaya yang lebih murah.
"Dan konsumen akan lebih dapat manfaat, lower cost. BI Fast tuh lihat dari Rp 6.500 jadi Rp 2.500, jadi penginnya sih turun lagi jadi Rp 500 atau Rp 100 untuk bantu UMKM," ujar Batara dalam Side Event G20 Indonesia: Festival Ekonomi Keuangan Digital 2022 di Nusa Dua, Bali, Rabu (13/7).
Dia melanjutkan, penurunan biaya tersebut bisa saja dilakukan. Ia mencontohkan, perbankan juga pernah memangkas bunga di kartu kredit dari 45 persen menjadi terakhir ke 20 persen.
Namun demikian, menurut Batara, penurunan biaya transfer antarbank harus dilakukan bersama-sama, tak bisa sendiri.
Ia menyampaikan, saat ini banyak pelaku UMKM dan orang Indonesia yang masih tak tersentuh layanan perbankan karena biaya administrasi bank disebut masih mahal.
"Saya rasa ujung-ujungnya itu harus lebih baik, lebih cepat, dan lebih murah. Karena kita ingin supaya itu tidak membebankan UMKM, UMKM itu 61 persen dari GDP Indonesia, jadi kalau UMKM menggeliat naik, ya ekonomi Indonesia bergerak naik, karena 61 persen kontribusinya dari UMKM," pungkasnya.
