Bingung Memilih STB yang Bagus? Ini Tips dari Kemkominfo

9 November 2022 15:57
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi perangkat set top box (STB). Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perangkat set top box (STB). Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
STB (set top box) mendadak laris manis di pasaran. Berdasarkan pantauan kumparan, para pedagang pun mengaku kehabisan stok perangkat tersebut.
ADVERTISEMENT
Pemerintah sebelumnya resmi menghentikan siaran TV analog atau Analog Switch Off (ASO) sejak 2 November 2022. Untuk mendapatkan siaran, masyarakat membutuhkan STB yang memudahkan pemilik TV analog mengakses siaran digital.
Masyarakat berbondong-bondong membeli STB untuk dipasang di TV analog agar bisa menangkap sinyal digital.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo (Kemkominfo) Usman Kansong membagikan sejumlah tips bagi masyarakat dalam memilih produk STB TV digital yang baik agar mendapat barang yang berkualitas. Ia meminta kepada masyarakat untuk menjadi konsumen yang pintar dalam memilih STB.
"Jangan ragu tanya service center dari merek STB," ujar Usman kepada kumparan, Rabu (9/11).
Menurut dia, semakin banyak service center dari brand STB akan membuktikan bahwa brand tersebut benar-benar menjaga kualitas. Selain itu, setiap brand STB juga sudah harus memiliki standar nasional Indonesia (SNI) dan Postel.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong. Foto: Kominfo
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong. Foto: Kominfo
Adapun Postel merupakan suatu izin yang dikeluarkan oleh Kemkominfo yang wajib hukumnya dimiliki oleh produsen, importir atau distributor yang memproduksi barang, mengimpor atau mendistribusikan barang kepada konsumen berupa perangkat elektronik yang menggunakan spektrum frekuensi radio/nirkabel sebelum barang mereka dapat diedarkan dan diperjualbelikan.
ADVERTISEMENT
Ini merujuk pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 5 Tahun 2013 tentang kelompok Alat dan Perangkat Telekomunikasi.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Jika perlu nomor Postelnya dicek di laman Kominfo," kata dia.
Usman juga menegaskan untuk membeli STB dari brand yang sudah dikenal dan bersertifikat. Untuk itu, masyarakat jangan mudah tergiur dengan harga yang murah.
"Beli dari brand yang sudah dikenal dan sudah tersertifikasi bukan hanya mengejar harga termurah, tapi harga yang wajar," pungkas Usman.
Di sisi lain, Kementerian Perindustrian merilis daftar perangkat STB untuk menyaksikan siaran TV Digital. Berikut rangkuman daftar lengkap perusahaan yang menjual STB Bersertifikat.
No
Perusahaan
1.
PT. Herison Digital
2.
PT. PANGGUNG ELECTRIC CITRABUANA
3.
PT. Hartono Istana Teknologi
4.
CV Metron Jaya
5.
PT. Mukti Satria Jaya
6.
PT. Global Mitra Intitama
7.
PT. Subur Semesta
8.
PT. Candra Broadcast Mediantara
9.
PT. Pampas Electric
10.
PT Indo Media Persada
1 - 10 dari 40 baris

Cara Pasang STB ke TV

Cara pemasangan alat ini sangat mudah. Berikut adalah cara pasang Set Top Box selengkapnya yang dapat Anda simak.
ADVERTISEMENT
  1. Hubungkan STB ke televisi menggunakan kabel audio video. Masukan kabel warna merah, putih, dan kuning ke lubang televisi sesuai dengan warnanya (merah–merah, putih–putih, kuning–kuning).
  2. Pastikan seluruh kabel telah terpasang dengan tepat, baik di televisi maupun di STB.
  3. Sambungkan televisi dan STB ke listrik dengan adaptor yang tersedia.
  4. Nyalakan televisi dan masuk ke mode AV.
  5. Menyalakan STB.
  6. Layar televisi akan menampilkan halaman loading yang menunjukkan merek STB tersebut.
  7. Lakukan pengaturan bahasa, resolusi, gambar, dan kode pos yang sesuai dengan alamat yang sedang Anda tinggali saat ini.
  8. Tekan pilihan ‘Pencarian Otomatis’.
STB pun akan melakukan pencarian otomatis frekuensi siaran televisi yang sesuai dengan wilayah pengguna. Setelah proses pencarian selesai, Anda pun dapat menikmati seluruh siaran televisi digital yang telah tersedia.
Jack, pedagang STB di Pasar Glodok Jaya, Rabu (9/11/2022). Foto: Nabil Jahja/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jack, pedagang STB di Pasar Glodok Jaya, Rabu (9/11/2022). Foto: Nabil Jahja/kumparan
Siaran televisi digital dapat memberikan kenyamanan lebih saat menonton televisi. Pasalnya, siaran televisi digital memiliki siaran yang lebih jernih. Hal inilah yang membedakan siaran televisi digital dengan siaran televisi analog.
ADVERTISEMENT
Ikhwan (2022: 180) dalam bukunya yang berjudul Manajemen Media Kontemporer: Mengelola Media Cetak, Penyiaran, dan Digital Edisi Pertama menjelaskan bahwa perbedaan utama dari siaran televisi analog dan televisi digital adalah jenis sinyal informasi yang ditransmisikan.
Sinyal yang ditransmisikan pada televisi analog adalah sinyal analog, sedangkan sinyal yang ditransmisikan pada televisi digital adalah bit. Sinyal bit tersebutlah yang mampu menghasilkan gambar yang lebih jernih dengan kualitas high definition television (HDTV).
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020