Kumparan Logo

Bisnis Sepeda Bekas Menguntungkan, Sebulan Omzet Capai Rp 30 Juta

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sepeda-sepeda bekas di Pasar Rumput. (Foto: Siti Maghfirah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sepeda-sepeda bekas di Pasar Rumput. (Foto: Siti Maghfirah/kumparan)

Sepeda bekas ternyata masih sangat laku dijual di toko sepeda. Memang, sepeda bekas bisa menjadi solusi bagi pembeli yang menginginkan sepeda dengan merek bagus namun dengan harga miring.

Hal ini diungkapkan oleh Basuki, 52, seorang pemilik toko sepeda bekas di Pasar Rumput, Manggarai Jakarta Selatan. Perbedaan harga sepeda baru dan sepeda bekas menurutnya cukup signifikan. Misalnya, jika sepeda baru dijual dengan harga Rp 1,5 juta, sepeda bekas bisa didapat dengan setengah harga atau bahkan lebih murah lagi.

Tak jarang, sepeda bekas masih sering diburu oleh para pembeli. Tentunya, dengan kualitas yang masih baik. Berbagai merek yang dijual, baik produksi dalam maupun luar negeri, seperti Wimcycle, Everbest, atau Pacific.

"Pastinya sebelum dijual saya reparasi dulu, mengganti ban atau sadel sampai bisa layak dijual," katanya pada kumparan (kumparan.com), Sabtu (25/11).

Sepeda-sepeda bekas di Pasar Rumput. (Foto: Siti Maghfirah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sepeda-sepeda bekas di Pasar Rumput. (Foto: Siti Maghfirah/kumparan)

Basuki yang memang lebih mengandalkan penjualan sepeda bekas ini mengungkapkan, dalam sehari ia bisa menjual 3 hingga 4 sepeda dengan rata-rata harga Rp 300 ribu. Itu artinya, dalam sehari ia bisa mendapatkan Rp 1 juta atau Rp 30 juta per bulan.

Bahkan, jika ia sedang beruntung, 6 sepeda dapat ia jual dalam sehari. "Dalam sehari bisa kejual 3-4 sepeda, Rp 1 juta. Kalau sebulan kali aja, jadi Rp 30 juta. Tapi kadang-kadang cuma 1 sepeda yang laku. Ada aja lah tiap hari," lanjutnya.

Sepeda-sepeda ini, menurutnya, merupakan hasil tukar tambah dengan pembeli yang menginginkan sepeda baru. Namun, beberapa orang memang sengaja menawarkan sepeda bekasnya untuk dibeli Basuki.

Tak jarang, sepeda bekas ini sudah dalam keadaan yang rusak di beberapa bagiannya. Basuki mengaku tetap menerima sepeda dengan kondisi seperti ini, dengan perhitungan harga jualnya nanti lebih tinggi dari modal perbaikan yang harus ia keluarkan.

"Lagipula jika dalam keadaan rusak seperti itu kan pasti saya belinya dengan harga murah. Jadi tetap dapat untung kalau saya jual kembali," ujarnya.