Boeing Beli Perusahaan Spirit Aero Senilai USD 4,7 Miliar
·waktu baca 2 menit

Boeing (BA.N) disebut telah menyetujui untuk mengakuisisi Spirit AeorSystem (SPR.N) senilai USD 4,7 miliar. Berdasarkan sumber yang dikutip Reuters, kesepakatan diambil pada Minggu (30/6) waktu setempat.
Mengutip Reuters, dari dua sumber yang mengetahui peristiwa tersebut, kesepakatan berhasil diambil setelah melewati perundingan berbulan-bulan. Kesepakatan ini diharapkan dapat meredakan krisis isu keselamatan yang tengah menjadi sorotan terhadap Boeing.
Boeing akan membayar USD 37,25 per saham untuk Spirit Aero. Dewan Boeing dan Spirit telah bertemu pada hari Minggu dan menyetujui persyaratan. Pengumuman resmi dikabarkan akan dilakukan pada hari Senin pagi.
Selain Boeing, Airbus juga dikabarkan akan mengambil alih sebagian beberapa pabrik Spirit. Seluruh kesepakatan tersebut masih harus menunggu persetujuan peraturan. Reuters melaporkan belum ada komentar resmi baik dari Boeing, Airbus, maupun Spirit.
Adapun Boeing tengah berupaya mengatasi kesulitan yang terjadi selama setahun terakhir yang dipicu oleh ledakan sumbat pintu pada 5 Januari di udara pada jet 737 MAX 9 baru, yang kemudian mengungkap berbagai masalah keselamatan dan kualitas.
Masalah-masalah tersebut telah menyebabkan perlambatan produksi yang signifikan di Boeing, yang berdampak pada industri penerbangan komersial global.
Spirit, produsen penutup pintu, dipisahkan dari Boeing pada tahun 2005 dalam salah satu serangkaian langkah yang menurut para kritikus merupakan simbol dari fokus pada pemotongan biaya dibandingkan kualitas.
Boeing membuat keputusan untuk membeli kembali Spirit setelah insiden 5 Januari, yang terjadi pada Alaska Airlines. Boeing sebelumnya telah membahas pembayaran USD 35,50 per saham secara tunai untuk Spirit. Namun jumlah ini dinaikkan menjadi USD 37,25 ketika perjanjian beralih ke saham.
