Bos BEI Sarankan Pemilik Dolar AS Segera Beli Saham di Pasar Modal RI

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menilai, tren depresiasi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terjadi akhir-akhir ini akan menarik investor asing untuk menanamkan dananya ke pasar modal dalam negeri.
Sebab ketika nilai dolar AS terhadap rupiah menguat, maka harga saham di pasar modal dalam negeri akan dipandang murah oleh investor asing. Dengan demikian, investor asing akan melihat keuntungan yang cukup besar ketika membeli saham dalam kondisi itu.

"Buat saya lucu nih, pasar modal itu sesuatu yang unik. Kalau rupiahnya melemah untuk orang asing yang belum investasi di Indonesia, (melihat) sahamnya jadi murah," kata Tito di Gedung BEI, Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (3/2).
Dia pun menyarankan bagi investor yang memiliki dolar AS agar segera menanamkan dananya ke pasar modal dalam negeri. Menengok dalam kondisi ini, investor yang memiliki dolar AS akan mendapatkan saham yang lebih banyak dibandingkan saat dolar AS melemah.
"Rupiah yang melemah membuka kesempatan masuk (investor asing) ke Indonesia. Ini lagi saat-saatnya murah nih. Kalau lu punya dolar AS sekarang, dapatnya lebih banyak kan?" tegas Tito.
Mengutip data perdagangan Reuters, hari ini, dolar AS masih terus menguat terhadap rupiah di kisaran Rp 13.370-Rp 13.750. Kemarin, dolar AS sempat melesat ke level tertingginya di Rp 13.800, meski sempat melemah di level Rp 13.370.
