Bos BI Beberkan Agenda Prioritas Bank Sentral se-ASEAN
·waktu baca 1 menit

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo membeberkan agenda prioritas seluruh Bank Sentral ASEAN dalam pertemuan Asean Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting, Jumat (25/8).
Perry mengungkapkan, agenda prioritas pertama adalah seluruh Gubernur Bank Sentral ASEAN berkomitmen untuk memperkuat bauran kebijakan makroekonomi. Guna menjaga stabilitas ekonomi kawasan ASEAN.
"Pada kepemimpinan ASEAN Indonesia, bauran kebijakan diakui dan dipahami serta dilaksanakan di ASEAN sebagai kerangka kebijakan yang sangat penting untuk dilaksanakan. Terutama dalam menghadapi tantangan dan ketidakpastian global," kata Perry di Hotel Mulia, Jumat (25/8).
Kedua, memperkuat Region Payment Connectivity (RPC) dan mendorong penggunaan Local Currency Transactions (LCT). Ketiga, mendorong inklusi dan literasi keuangan digital.
Terakhir, memperkuat keuangan ASEAN lewat peninjauan mandar working committee.
“Kami baru saja mengesahkan pembentukan satuan tugas untuk meninjau kembali mandat working committee. Pada tahap awal, Satgas ini dibentuk untuk mengembangkan prinsip-prinsip panduan yang diperlukan oleh setiap komite kerja agar dapat meninjau kembali mandat yang selaras dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN [MEA] 2025,” ungkapnya.
