Kumparan Logo

Bos Garuda dan Citilink Mundur dari Jabatan Komisaris Sriwijaya Air

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekjen INACA Tengku Burhanudin, Ketua INACA Askhara Danadiputra, Dirut AP 2 M. Awaluddin, Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah (kiri ke kanan) dalam konpers harga tiket pesawat di Restoran Batik Kuring, SCBD, Jakarta, Minggu (13/1). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen INACA Tengku Burhanudin, Ketua INACA Askhara Danadiputra, Dirut AP 2 M. Awaluddin, Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah (kiri ke kanan) dalam konpers harga tiket pesawat di Restoran Batik Kuring, SCBD, Jakarta, Minggu (13/1). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Direktur Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara (Ari Askhara), Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahyo, hingga Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah mengundurkan diri dari jabatannya di PT Sriwijaya Air (SA).

Adapun Ari Askhara diketahui menjabat sebagai komisaris utama Sriwijaya Air dan Pikri Ilham dan Juliandra sebagai anggota komisaris.

Menurut keterangan resmi perseroan, keputusan tersebut sebagai bentuk bukti komitmen dan upaya perseroan dalam mengedepankan penerapan good corporate governance, termasuk kepatuhan terhadap prinsip-prinsip persaingan usaha yang sehat.

Adapun surat pengunduran diri telah dikirimkan pada Selasa (2/7) kepada pemegang saham Sriwijaya Air dan Kementerian BUMN selaku pemegang saham seri A Dwiwarna, sebagai bagian dari pelaksanaan GCG dan mengacu Anggaran Dasar (AD) yang ada.

"Kami menghormati proses pemeriksaan yang saat ini tengah dilaksanakan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) serta akan patuh dan terbuka terhadap hasil rekomendasi yang disampaikan oleh KPPU," kata VP Corporate Secretary Garuda Indonesia M. Ikhsan Rosan melalui keterangan tertulisnya, Selasa (2/7).

Direktur Niaga Air Asia Rifai Taberi, Dirut Citylink Juliandra, Presdir Sriwijaya Joseph Saul, Sekjen INACA Tengku Burhanudin, Ketua INACA Askhara Danadiputra (kiri ke kanan) dalam konpers harga tiket pesawat di Restoran Batik Kuring, SCBD, Jakarta, Minggu (13/1). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Melalui surat tersebut, PT Sriwijaya Air diminta untuk segera menindaklanjuti pengunduran diri tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut Rosan, Garuda Indonesia sebagai BUMN dan perusahaan terbuka berkomitmen menjalankan prinsip kepatuhan atas peraturan yang berlaku dan berorientasi pada tata kelola bisnis yang akuntabel, dengan memastikan fokus penyelerasan kinerja usaha dapat tercapai sesuai prinsip dan koridor aturan persaingan usaha yang sehat.

Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta agar Ari Askhara untuk mundur dari jabatannya sebagai Komisaris Utama Sriwijaya Air.