Bos Zyrex Ingin Produk Teknologi di RI Tidak Banyak Impor Lagi

21 September 2021 17:32 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi laptop Chromebook Zyrex Foto: Zyrex
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi laptop Chromebook Zyrex Foto: Zyrex
ADVERTISEMENT
Presiden Direktur PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) atau Zyrex, Timothy Siddik memastikan pihaknya bakal membuat produk teknologi yang mudah dipakai masyarakat. Ia tidak mau produk-produk teknologi yang ada di Indonesia selalu hasil impor.
ADVERTISEMENT
“Marilah produk-produk teknologi informasi yang teknologi tinggi-tinggi itu janganlah kita impor lagi. Kalau sampai kita bisa buat di Indonesia mari kita buat bersama-sama di Indonesia,” kata Timothy saat konferensi pers secara virtual, Selasa (21/9).
Selain itu, Timothy menegaskan jangan sampai Indonesia hanya menjadi target pasar dari pembuat teknologi dari luar negeri. Meski begitu. Ia mengakui Indonesia memang potensi pasar yang besar.
Timothy mengatakan banyak negara yang ingin masuk ke pasar Indonesia. Ia merasa masyarakat Indonesia harus tidak mau kalau hanya dijadikan target pasar saja.
“Saya tidak peduli apakah itu merek lokal atau merek asing, apapun jangan Indonesia dijadikan sebagai target pasar untuk hanya trading saja. Indonesia mempunyai populasi keempat besar di dunia suatu pangsa pasar yang sangat besar,” ujar Timothy.
ADVERTISEMENT
“Marilah kita orang Indonesia menyadari hal itu, marilah mengatakan kita bangsa besar, kita tidak boleh menjadikan Indonesia hanya target pasar, hanya target trading saja,” tambahnya.
Timothy mengharapkan suatu saat nanti Indonesia bisa banyak memproduksi sendiri produk-produk teknologi. Ia tidak menampik saat ini masih banyak komponen yang harus tetap diimpor.
You mau jual produk di Indonesia baik itu produk lokal maupun internasional buatlah di Indonesia. Nah saya sangat berharap ini bisa terjadi dalam 5 sampai 10 tahun ke depan,” tutur Timothy.