BPJS Ketenagakerjaan Tunjuk Pramudya Iriawan Buntoro Jadi Dirut
·waktu baca 3 menit

Presiden Prabowo resmi menunjuk Pramudya Iriawan Buntoro sebagai Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, menggantikan Anggoro Eko Cahyo yang sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan tersebut. Penunjukan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 63/P Tahun 2025 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antarwaktu Direksi BPJS Ketenagakerjaan Sisa Masa Jabatan 2021-2026, dan ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang berjalan sesuai ketentuan, guna memastikan kesinambungan kepemimpinan dan pengelolaan jaminan sosial ketenagakerjaan secara profesional dan berkelanjutan.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama, Pramudya Iriawan Buntoro mengemban amanah sebagai Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, posisi yang telah dijalankan dengan dedikasi tinggi dalam memperluas cakupan kepesertaan serta memperkuat hubungan dengan para pemangku kepentingan. Dengan pengalaman dan rekam jejak yang kuat, diharapkan beliau dapat membawa BPJS Ketenagakerjaan semakin maju dan adaptif dalam menjawab tantangan perlindungan pekerja di masa kini dan mendatang.
“Kami berharap amanah baru ini menjadi semangat baru dalam mendorong transformasi layanan, memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta makin mendekatkan layanan kami kepada seluruh pekerja di Indonesia,” tulis @bpjs.ketenagakerjaan melalui unggahan pengumumannya, dikutip Kamis (3/7).
Sebelum ditunjuk menjadi Direktur Utama, Pramudya menjabat sebagai Direktur Kepesertaan. Jabatan yang ditinggalkannya akan diisi oleh Eko Nugriyanto. Pergantian posisi ini juga diumumkan melalui akun resmi BPJS Ketenagakerjaan.
Dengan adanya perubahan ini, posisi Direktur Kepesertaan kini dijabat oleh Eko Nugriyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Dana Pensiun BPJS Ketenagakerjaan, anak perusahaan BPJS Ketenagakerjaan yang bergerak di bidang pengelolaan dana pensiun karyawan. Pengalamannya di sektor pendukung perlindungan pekerja menjadi nilai tambah dalam memperkuat misi institusi. Sebelum itu juga Eko Nugriyanto pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah DKI Jakarta BPJS Ketenagakerjaan.
“Saya siap mengemban amanah yang diberikan ini, ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh pekerja Indonesia mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Mohon doa dan dukungannya agar amanah ini bisa saya jalankan dengan integritas, dedikasi, dan semangat melayani untuk pekerja Indonesia yang lebih sejahtera," ucap Eko.
BPJS Ketenagakerjaan menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi. Lembaga ini tetap berkomitmen menjalankan tugasnya secara profesional, berlandaskan prinsip tata kelola yang baik (good governance), serta menjaga amanah pekerja Indonesia yang telah mempercayakan perlindungan jaminan sosialnya kepada BPJS Ketenagakerjaan.
BPJS Ketenagakerjaan akan terus memperkuat peran strategisnya dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja Indonesia, sekaligus mendorong keberlangsungan sistem jaminan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Mengutip laman resmi BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman profesional yang kuat di bidang manajemen dan aktuaria.
Ia meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (UGM), setelah sebelumnya menyelesaikan studi sarjana di Jurusan Matematika Institut Teknologi Bandung (ITB).
Pramudya memiliki rekam jejak karier yang panjang dan beragam di lingkungan BPJS Ketenagakerjaan. Sebelum dipercaya sebagai Direktur Utama setelah menjabat Direktur Kepesertaan, ia pernah menempati posisi sebagai Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi.
Selain itu, Pramudya juga pernah menjabat sebagai Deputi Direktur di dua bidang berbeda, yaitu Bidang Manajemen Risiko Organisasi, serta Bidang Aktuaria.
Adapun Eko Nugriyanto yang akan mengisi posisi Direktur Kepesertaan menggantikan Pramudya, sebelumnya menjabat sebagai Deputi Direktur Wilayah DKI Jakarta.
