Kumparan Logo

BREN Mau Akuisisi USD 5 Miliar Perusahaan Panas Bumi Filipina EDC

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PT Barito Pacific. Foto: Piotr Swat/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
PT Barito Pacific. Foto: Piotr Swat/Shutterstock

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) resmi mengonfirmasi telah mengajukan tawaran untuk mengakuisisi Energy Development Corporation (EDC), perusahaan panas bumi Filipina yang sahamnya dikuasai First Gen Corp. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Barito untuk memperluas bisnis energi bersihnya ke pasar Filipina.

Jika transaksi ini terealisasi, nilainya berpotensi menjadikannya salah satu kesepakatan energi terbarukan terbesar di Asia dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus salah satu transaksi pengambilalihan perusahaan (takeover) terbesar sepanjang sejarah Filipina.

Berdasarkan pernyataan resmi First Gen dikutip dari Bloomberg, Kamis (16/7), tawaran yang diajukan Barito bersifat tidak diminta (unsolicited), indikatif, dan tidak mengikat (non-binding). Tawaran tersebut memberikan nilai ekuitas EDC sekitar USD 5 miliar.

First Gen menegaskan, proses akuisisi ini masih harus melalui tahap uji tuntas (due diligence), penyusunan dokumen transaksi, serta memperoleh berbagai persetujuan yang diperlukan sebelum bisa berlanjut.

"Belum ada pembicaraan antara kedua pihak," kata First Gen.

Perusahaan juga menyebutkan belum ada dokumen yang ditandatangani dan belum menunjuk penasihat keuangan untuk menangani rencana transaksi ini.

Saham First Gen Melonjak 33%

Ilustrasi energi panas bumi. Foto: Heru Fajar Fitriana/Shutterstock

Kabar ini langsung disambut positif oleh pasar. Saham First Gen di Bursa Manila sempat melonjak hingga 33% secara intraday, kenaikan harian terbesar sejak perusahaan ini melantai di bursa (IPO) pada 2006, sebelum akhirnya ditutup naik 18%. Lonjakan ini mengerek nilai kapitalisasi pasar First Gen menjadi sekitar USD 1,2 miliar.

Sementara itu, saham BREN di Bursa Efek Indonesia menguat hingga 4,1%. Kenaikan ini terjadi di tengah tahun yang berat bagi saham BREN, yang telah anjlok lebih dari 60% sepanjang 2026, dengan nilai kapitalisasi pasar saat ini mencapai hampir $26 miliar.

Profil Kedua Perusahaan

Barito Renewables merupakan bagian dari Barito Pacific Group, konglomerasi asal Indonesia. Portofolio asetnya mencakup pembangkit listrik panas bumi dan tenaga angin yang dikelola oleh sejumlah anak perusahaan.

Energy Development Corporation (EDC) memiliki sejumlah investor besar di belakangnya, termasuk Macquarie Asset Management dan lembaga investasi milik pemerintah Singapura, GIC Pte. EDC sendiri sempat menarik diri secara sukarela (delisting) dari Bursa Efek Filipina pada 2018.

First Gen Corp, yang dikendalikan oleh keluarga Lopez, merupakan perusahaan energi bersih asal Filipina dengan portofolio aset yang mencakup panas bumi, tenaga air (hidro), angin, surya, hingga gas alam.

instagram embed