Kumparan Logo

Bulog Bolehkan Warga Cek ke Gudang: Biar Tahu Beras Kita Betul-betul Berlimpah

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani di Kantor Perum Bulog, Senin (13/4/2026). Foto: Widya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani di Kantor Perum Bulog, Senin (13/4/2026). Foto: Widya/kumparan

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan saat ini Bulog membuka gudang penyimpanan beras untuk masyarakat. Masyarakat bisa langsung melihat stok dan capaian swasembada pangan.

Rizal mengatakan masyarakat yang ingin berkunjung ke gudang Bulog harus izin terlebih ke petugas di lokasi.

“Jadi sekarang Bulog sudah terbuka untuk umum. Saya sampaikan, perintah Pak Mentan selaku Kepala Bapanas, gudang-gudang Bulog boleh diakses oleh siapa pun juga. Namun harus terdaftar. Harus dikonfirmasikan izin dulu,” kata Rizal di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/5).

Rizal menuturkan saat ini pihak yang sudah mengakses kunjungan ke gudang Bulog adalah pelajar sekolah. Setelah ini ditargetkan ada mahasiswa yang tertarik melihat gudang Bulog.

“Nah nanti ke depan kami buat lagi program study tour adik-adik kampus. Adik-adik mahasiswa yang ada di kampus untuk ke gudang-gudang bulog. Sekarang kami seperti itu,” ujar Rizal.

Rizal menjelaskan alasan dibukanya akses gudang Bulog untuk masyarakat adalah bentuk keterbukaan informasi. Ia berharap masyarakat dapat mengetahui bentuk beras pemerintah secara langsung.

“Jadi tidak lagi ditutup-tutupin dan lain sebagainya. Harapan kami biar masyarakat tahu siapa pun, baik adik-adik mahasiswa, anak-anak sekolah, bahkan elemen-elemen masyarakat biar tahu kondisi beras kita betul-betul berlimpah dan swasembada pangan,” kata Rizal.

Stok Beras Capai 5 Juta Ton, Bulog Bakal Tambah Sewa Gudang Penyimpanan

Pekerja mengangkut karung beras ke dalam Gudang Beras Bulog di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 5 juta ton pada April 2026. Untuk itu, Perum Bulog sedang memproses penambahan sewa gudang agar dapat menampung stok beras yang bertambah tersebut.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan akan ada penambahan sewa gudang dengan kapasitas 1 juta ton beras.

“Sudah proses, sedang proses, namun untuk yang gudang-gudang besar seperti di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat sudah mulai ada proses untuk dapatkan 1 juta itu,” kata Rizal usai mengecek gudang beras yang disewa Bulog di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4).

Saat ini pengelolaan beras di gudang beras Bulog menunjukkan total kapasitas gudang mencapai 5.809.865 ton. Dari jumlah tersebut, kapasitas gudang operasional sebesar 3.074.769 ton, sementara kapasitas yang berasal dari sewa mencapai 2.735.096 ton.

Saat ini, sisa ruang penyimpanan gudang beras Bulog hanya tersedia sebesar 809.667 ton. Terkait anggaran, Rizal memang belum menjelaskan detail berapa yang dihabiskan Bulog untuk sewa gudang.

video story embed