news-card-video
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

Bulog Indramayu Genjot Penyerapan Gabah, Dukung Target Nasional 3 Juta Ton Beras

18 Maret 2025 10:35 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Stok beras di Gudang Bulog Pekandangan Kabupaten Indramayu (31/5/2024). Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Stok beras di Gudang Bulog Pekandangan Kabupaten Indramayu (31/5/2024). Foto: kumparan
ADVERTISEMENT
Perum Bulog Cabang Indramayu tengah gencar melakukan penyerapan gabah dari petani secara masif sejak Februari 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya mendukung target nasional penyerapan gabah setara 3 juta ton beras yang ditetapkan pemerintah untuk periode Februari hingga April 2025.
ADVERTISEMENT
Di Kabupaten Indramayu, Bulog mendapat tugas menyerap gabah setara 107.203 ton beras. Hingga saat ini, Bulog Cabang Indramayu telah berhasil menyerap sekitar 2.280 ton gabah.
Meski masih jauh dari target, Kepala Bulog Cabang Indramayu, Ilhamsyah, optimistis target tersebut dapat terpenuhi seiring dengan memasuki masa panen raya.
"Kami optimistis target bisa terpenuhi karena kita sudah memasuki masa panen raya. Gabah yang diserap dalam kondisi apapun, tidak ada diskriminasi," ujar Ilhamsyah kepada kumparan, Selasa (18/3).
Kepala Bulog Cabang Indramayu, Ilhamsyah saat memberikan keterangan terkait penyerapan gabah untuk memenuhi target nasional 3 juta ton beras, Selasa (18/3/2025) Foto: kumparan
Untuk memastikan penyerapan gabah berjalan lancar, Bulog Indramayu membentuk empat tim khusus yang dinamakan "Tim Penjemput Gabah".
Tim ini terdiri dari perwakilan Bulog dan unsur TNI dari Kodim 0616 Indramayu. Mereka bertugas memetakan lokasi-lokasi di Kabupaten Indramayu yang sedang memasuki masa panen.
ADVERTISEMENT
"Kami menjemput gabah secara berkeliling, bahkan menunggu saat panen bersama Babinsa dan Danramil. Harga gabah yang kami beli sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen, yaitu Rp 6.500 per kilogram," jelas Ilhamsyah.
Optimistis Target Tercapai
Meski demikian, Ilhamsyah mengakui bahwa penyerapan gabah masih menghadapi kendala karena belum semua wilayah memasuki masa panen raya.
Beberapa petani bahkan masih dalam proses penanaman akibat dampak kondisi cuaca. Namun, pihaknya tetap optimistis target penyerapan gabah sebesar 107.203 ton dapat tercapai.
"Kami setiap hari bekerja sama dengan Kodim untuk terjun langsung mencari gabah dari petani. Kami juga bekerja sama dengan 70 mitra serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Kelompok Tani, dan KTNA," terangnya.
Ilhamsyah berharap, dengan melibatkan berbagai pihak dalam penyerapan gabah secara masif, target nasional Bulog sebesar 3 juta ton beras dapat tercapai.
ADVERTISEMENT
Khusus untuk Indramayu, target penyerapan gabah setara 107.203 ton diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan.
"Kami juga akan berkoordinasi dengan para pengusaha beras di Indramayu untuk memprioritaskan pemenuhan stok di Bulog terlebih dahulu. Setelah target Bulog terpenuhi, baru bisa dialokasikan ke konsumen," ujarnya.
Ia menambahkan, penetapan HPP gabah oleh pemerintah sebesar Rp 6.500 per kilogram dinilai sangat baik bagi kesejahteraan petani.
"Kami mendukung langkah pemerintah ini. Dengan harga yang ditetapkan, petani bisa lebih sejahtera, dan Bulog siap mendukung upaya tersebut," pungkas Ilhamsyah.
Dengan upaya masif ini, Bulog Cabang Indramayu berkomitmen untuk mencapai target penyerapan gabah dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.