Kumparan Logo

Bulog Siapkan 1 Juta Ton Penambahan Beras SPHP, Termasuk Suplai ke Kopdes

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pramuniaga merapikan produk kebutuhan pokok yang dijual di gerai Koperasi Desa Merah Putih Ranjeng, Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (14/4/2026).  Foto: Angga Budhiyanto/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pramuniaga merapikan produk kebutuhan pokok yang dijual di gerai Koperasi Desa Merah Putih Ranjeng, Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (14/4/2026). Foto: Angga Budhiyanto/ANTARA FOTO

Perum Bulog menyiapkan 1 juta ton penambahan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), salah satunya akan disalurkan untuk Kopdes Merah Putih.

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menuturkan bahwa harapannya dengan penambahan beras SPHP, masyarakat dapat terbantu.

“Dengan harapan masyarakat nanti dapat membeli dengan harga yang terjangkau, yaitu sesuai dengan harga per masing-masing wilayah,” jelasnya usai Rapat Terbatas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kemenko Bidang Pangan, Selasa (29/9).

Tambahan pasokan ini juga menurut Rizal disiapkan untuk menghadapi El Nino dan masa paceklik.

“Nah 1 juta ton ini harapannya untuk apa? Satu, untuk menghadapi masa El Nino ini yang berkepanjangan. Yang kedua juga menghadapi masa Paceklik. Yang ketiga juga menghadapi dengan launching-nya KDKMP,” paparnya.

Harga beras SPHP ini berbeda sesuai dengan wilayahnya.

Zona 1 seperti Jawa dan NTB dibanderol dengan harga Rp12.500, Zona 2 seperti Sumatera dan Kalimantan dibanderol dengan harga Rp13.100, kemudian Zona 3 seperti Maluku dan Papua dibanderol dengan harga Rp13.500.

Rizal menambahkan untuk pasokan beras di KDKMP, pemerintah akan menyalurkan sebanyak yang diminta.

“Kami siapkan sebanyak yang diminta. Jadi kami tidak batasi, karena ini program strategisnya Bapak Presiden, perintahnya tadi dari Bapak Kepala BUMN, Pak Dony Oskaria, harus mendukung semaksimal mungkin. Jadi tidak ada batasan kuota,” ungkap Rizal.

Sementara itu sesuai dengan aturan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk pengecer batasan kuota pesanan sekali pesan maksimal sebanyak 2 ton.

“Nah kalau KDKMP, nanti yang pesan Agrinas Pangan, seberapa yang dipesan oleh Agrinas Pangan, itu yang akan kami kirim. Dan pemesanannya menggunakan aplikasi SPHP,” ujarnya.