Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Bulog Sudah Serap 17 Ribu Ton Jagung Produksi Dalam Negeri
15 Desember 2021 20:32 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Perum Bulog mencatat hingga 15 Desember 2021 sudah menyerap sebanyak 17 ribu ton jagung produksi dalam negeri. Kebijakan itu sesuai penugasan dari Pemerintah dalam penyediaan pasokan dari produksi dalam negeri dan penyaluran jagung.
ADVERTISEMENT
Penyerapan jagung dalam negeri dilakukan melalui empat wilayah sentra produksi di Indonesia yaitu di Provinsi Lampung sebanyak 860 ton, Provinsi Jawa Tengah sebanyak 6.694 ton, Provinsi Jawa Barat sebanyak 236 ton, dan Provinsi Jawa Timur sebanyak 9.215 ton.
Adapun dari target 30 ribu ton penyediaan dan penyaluran jagung, Bulog menyepakati kontrak penyerapan jagung ini sebanyak 30.500 ton. Dari jumlah kontrak tersebut sudah masuk sebanyak 17 ribu ton ke Bulog.
"Sudah langsung disalurkan kepada Peternak/Koperasi Peternak sebanyak 16,5 ribu ton," kata Sekretaris Perusahaan Perum BULOG Awaludin Iqbal dalam keterangannya di Jakarta pada Rabu (15/12).
Perum Bulog mendapatkan penugasan untuk penyediaan pasokan jagung dan penyaluran jagung bersubsidi pada peternak sasaran, melalui Koperasi Peternak Sasaran yang ditunjuk sesuai harga jual jagung kepada peternak yang sudah ditetapkan oleh Presiden.
ADVERTISEMENT
"Tingginya harga jagung di petani ini diharapkan mencerminkan kesejahteraan petani jagung, namun disisi lain berdampak kepada ribuan peternak mandiri yang kelimpungan dengan kenaikan harga pokok produksi, untuk itu BULOG mendapat penugasan penyediaan pasokan dan penyaluran jagung tersebut dengan selisih harganya akan dibiayai pemerintah sebagai subsidi ke peternak sasaran”, kata Awaludin Iqbal.
Menjaga harga petani untuk membuat petani tetap tersenyum dan menyiapkan bahan baku pada harga yang wajar bagi peternak adalah tugas publik pemerintah yang akan dilaksanakan secara tuntas oleh Perum BULOG.