BUMN Bangun Destinasi Wisata Baru di Bali: Pulau Yoga dan Meditasi

Bali memang menjadi salah satu destinasi pariwisata paling favorit. Tak hanya kental akan budayanya, Anda pun bakal bisa mengunjungi Bali dengan nuansa yang unik dan menenangkan, yaitu pulau meditasi dan yoga bernama “Yoga and Meditation Island” di Pulau Nusa Dharma, Bali.
BUMN parisiwata, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITCD) sebagai pengembang, mengatakan realisasi pengembangan pulau meditasi dan yoga, yang diklaim belum pernah ada di dunia itu akan ditargetkan selesai pada April tahun 2020 mendatang.
“Kita April 2020 sudah jadi karena kan meditasi tidak perlu diubah secara drastis jadi lebih ke alam yang ada yang kita,” ujar Managing Director The Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita ketika ditemui di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (27/9).
Ardita menjelaskan, konsep pulau meditasi dan yoga itu nantinya akan mengusung nuansa alamiah alam sekitar berupa pemandangan alam dan pantai yang menyegarkan.
“Khusus satu pulau untuk yoga jadi dikelilingi pantai semua luasannya 3 hektare,” ujarnya.
Bukan hanya ketenangan lahiriah, namun kata dia, pulau meditasi dan yoga itu juga akan menghadirkan ketenangan batiniah.
“Kita ada tempat ibadah, pure cagar budaya, dari sisi pengamatan, beberapa orang cocok untuk itu, dari sisi lokasi dan vibrasi orang akan tenang di situ,” imbuh dia.
Tak hanya menyediakan fasilitas pendukung yoga dan meditasi, pihaknya pun mengaku akan mendatangkan langsung tenaga ahli dari domestik hingga mancanegara.
“SDM kan kita enggak banyak butuhnya, yang kita jaga kebersihan, keamanan, kenyaman. Tapi, kita nanti juga datangkan pelatih yoga kemudian kita undang yogist-yogist, mereka bisa hadir skala besar di situ,” kata Ardita.
Hingga kini, pihaknya bilang proses penyiapan pengembangan kawasan wisata baru itu dalam tahap penghitungan detail konsep hingga kunjungan-kunjungan untuk mensosialisasikan ke dalam maupun luar negeri.
Misalnya saja, baru saja pihaknya mengaku menerima kunjungan dari Konsulat Jenderal India hingga China. Ada pula, Dubes Inggris.
“Mereka mengagumi dengan hal yang akan kita siapkan itu, mereka apresiasi itu sesuatu yang baru dan penggemarnya banyak,” tandasnya.
