Bursa Korsel Perpanjang Jam Perdagangan hingga Malam Mulai 14 September

Korea Selatan (Korsel) mulai menguji minat investor global dengan memperpanjang jam perdagangan di bursa saham utamanya. Mulai Senin (14/9) esok, Korea Exchange (KRX) memungkinkan perdagangan hampir seluruh saham domestik hingga pukul 20.00 waktu setempat, setelah sesi reguler berakhir pada pukul 15.30.
Perpanjangan jam perdagangan ini menjadi yang pertama di antara bursa-bursa saham utama Asia. Kebijakan ini mengikuti tren global menuju perdagangan sepanjang waktu yang didorong oleh bursa seperti Nasdaq dan New York Stock Exchange.
Setelah pasar saham Korea mencatat kinerja yang kuat tahun ini didorong oleh antusiasme terhadap kecerdasan buatan (AI), KRX berharap bisa meningkatkan partisipasi investor internasional, khususnya selama jam kerja investor Eropa.
Namun, pembukaan sesi malam juga menjadi ujian bagi KRX. Bursa harus membuktikan likuiditas tetap memadai sepanjang jam perdagangan yang lebih panjang dan bahwa investor benar-benar membutuhkan tambahan waktu tersebut, terutama ketika minat terhadap saham Korea mulai menurun.
“Jendela perdagangan yang lebih panjang pada dasarnya memberikan fleksibilitas lebih besar bagi investor, dan itu membuat pasar menjadi lebih efisien. Investor yang lebih berorientasi pada perdagangan dengan tingkat turnover tinggi, atau tipe hedge fund, kemungkinan akan lebih sering memanfaatkannya,” kata Senior Investment Manager Pictet Asset Management di London, Young Jae Lee, mengutip Bloomberg pada Minggu (13/9).
Sekitar 2.400 Saham Bisa Diperdagangkan hingga Malam
Perdagangan setelah jam reguler sebenarnya bukan hal baru di Korea Selatan. Alternative Trading System (ATS) Nextrade telah memperkenalkan sesi perdagangan sebelum pasar dibuka dan malam hari sejak Maret 2025, mencakup sekitar 600 saham.
Dalam beberapa bulan setelah peluncuran, Nextrade berhasil merebut hampir sepertiga aktivitas perdagangan.
KRX kini mengambil langkah lebih jauh dengan membuka perdagangan malam untuk sekitar 2.400 saham yang tercatat di Kospi dan Kosdaq. Perdagangan short selling juga bakal tersedia dalam sesi tersebut.
Namun, exchange-traded fund (ETF) untuk sementara tidak masuk dalam perdagangan malam. Di sisi lain, KRX juga berencana membuka sesi perdagangan sebelum pasar reguler pada akhir 2027.
“Ini merupakan langkah lain dalam perkembangan berkelanjutan pasar modal Korea dan aksesibilitasnya bagi investor global,” kata Head of Korea Equities Sales Bank of America, Edward Kim.
