Kumparan Logo

Bursa Saham Awal Tahun 2019 Dibuka, Berikut Sederet Harapan Otoritas

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Koordinator Perekonomian Dharmin Nasution (kedua kiri), Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri),  meresmikan pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2019 di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (2/1). (Foto:  Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koordinator Perekonomian Dharmin Nasution (kedua kiri), Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri), meresmikan pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2019 di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (2/1). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Perdagangan di pasar modal awal tahun 2019 resmi dibuka pagi ini. Pembukaan perdagangan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution didampingi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso dan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi. Dalam sambutannya, Darmin berharap, tahun ini pasar modal bisa lebih meningkat kinerjanya.

“Saudara-saudara, kita mengharapkan tahun ini pertumbuhan yang lebih baik lagi. Ini hanya bisa dicapai dengan komitmen kerja keras dan dedikasi yang tinggi kita semua. Saudara-saudara yang terlibat langsung dengan aktivitas di pasar modal,” ungkap Darmin di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (2/1).

Menteri Koordinator Perekonomian Dharmin Nasution (kiri), Menteri Keuangan Sri Mulyani (ketiga kiri),  meresmikan pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2019 di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (2/1). (Foto:  Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koordinator Perekonomian Dharmin Nasution (kiri), Menteri Keuangan Sri Mulyani (ketiga kiri), meresmikan pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2019 di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (2/1). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Menurut Darmin, para pelaku pasar modal perlu mengambil langkah-langkah mendalam yang bisa mempengaruhi kinerja pasar modal dalam satu tahun ke depan.

Dalam kesempatan yang sama, Inarno juga menyampaikan, pihaknya tetap berkomitmen untuk menjaga momentum pertumbuhan yang sudah terbangun sejak tahun lalu. Beberapa pencapaian sepanjang 2018 di antaranya, BEI berhasil mengantarkan 57 perusahaan untuk go public. BEI juga memperbarui pelayanan dengan menerapkan implementasi dari T+3 menjadi T+2.

Menteri Koordinator Perekonomian Dharmin Nasution (ketiga kiri), Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kiri),  meresmikan pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2019 di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (2/1). (Foto:  Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koordinator Perekonomian Dharmin Nasution (ketiga kiri), Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kiri), meresmikan pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2019 di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (2/1). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

“Memasuki 2019 BEI dan seluruh pelaku industri berkomitmen untuk menjaga momentum berharga ini. BEI merumuskan program strategis agar menjadi pusat penyelenggara efek terpercaya, dan pendalaman pasar modal,” ujarnya.

Selain itu, Inarno mengatakan, pihaknya juga berkomitmen untuk berfokus pada penguatan infrastruktur kebursaan.

“Bersama kita sambut 2019 dengan penuh optimisme, bagi pembangunan ekonomi ke depan,” ujarnya.

Menteri Koordinator Perekonomian Dharmin Nasution (ketiga kiri), Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kiri),  meresmikan pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2019 di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (2/1). (Foto:  Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koordinator Perekonomian Dharmin Nasution (ketiga kiri), Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kiri), meresmikan pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2019 di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (2/1). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Pembukaan perdagangan pun ditandai dengan membunyikan lonceng secara bersama-sama. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau mengawali perdagangan hari ini.

Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak menguat 3,373 poin (0,05 persen) ke 6.197,871. Sementara indeks LQ45 bergerak naik 0,843 poin (0,09 persen) ke 983.575. Mengawali perdagangan Rabu (2/1), IHSG dibuka naik ke posisi 6.204,719. Delapan dari 10 indeks sektoral menguat dipimpin sektor infrastruktur yang naik 0,43 persen.