kumparan
Bisnis12 April 2020 9:07

Bursa Saham Mulai Rebound, Kinerja IHSG Sepekan Positif

Konten Redaksi kumparan
IHSG, bursa efek
Petugas kebersihan melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (31/3). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi bursa saham dalam sepekan ini, dari 6-9 April 2020 menunjukkan kenaikan dibandingkan penutupan pekan lalu.
ADVERTISEMENT
IHSG pada penutupan pekan ini berada pada posisi 4.649,079 atau mengalami peningkatan sebesar 0,55 persen dibandingkan pekan lalu pada posisi 4.623,429.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono menjelaskan, selama sepekan pasar mengalami kondisi yang cukup fluktuatif namun masih ditutup di area positif.
“Dilihat dari data rata-rata nilai transaksi harian yang meningkat sebesar 10,54 persen menjadi Rp 7,490 triliun dari Rp 6,776 triliun pada pekan sebelumnya,” katanya melalui keterangan tertulis seperti dikutip kumparan, Minggu (12/4).
Kemudian, peningkatan juga diikuti oleh rata-rata volume transaksi harian di BEI sebesar 23,00 persen menjadi 8.099 miliar unit saham dari 6.585 miliar unit saham pada periode sepekan yang lalu.
Rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami kenaikan sebesar 20,64 persen atau sebesar 619.583 ribu kali transaksi dari penutupan pekan lalu pada posisi 513.564 ribu kali transaksi.
ADVERTISEMENT
Kapitalisasi pasar BEI selama periode 6- 9 April 2020 menunjukkan peningkatan sebesar 0,78 persen atau sebesar Rp 5.382,730 triliun dari Rp 5.341,128 triliun selama sepekan lalu.
Investor asing dalam sepekan mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 514,18 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020, nilai jual bersih asing tercatat sebesar Rp 12,645 triliun.
5 Perusahaan Melantai di Bursa Saham dalam Sepekan
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Periode selama sepekan antara 6-9 April 2020 ini diwarnai dengan 5 Perusahaan yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan 1 pencatatan Obligasi.
Pada Rabu (8/4) terdapat 2 Perusahaan yang mulai memperdagangkan saham dan warannya di BEI, yaitu PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG) mencatatkan saham dan warannya di BEI dan merupakan Perusahaan Tercatat ke-20 yang tercatat di BEI pada tahun 2020.
ADVERTISEMENT
KBAG bergerak pada sektor Property, Real Estate and Building Construction dengan subsektor Property and Real Estate. Pada hari yang sama, PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT) juga mencatatkan sahamnya di BEI. SBAT merupakan Perusahaan Tercatat ke-21 di BEI pada tahun 2020. SBAT bergerak pada sektor Miscellaneous Industry dengan subsektor Textile, Garment.
Adapun 3 perusahaan tercatat pada Kamis (9/4) yaitu PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) sebagai Perusahaan Tercatat ke-22 dan berada pada sektor Trade, Services Investment dengan subsektor Tourism, Restaurant and Hotel. Berikutnya, sebagai Perusahaan Tercatat ke-23, PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) mulai memperdagangkan sahamnya di BEI dan berada pada sektor Trade, Services & Investment dengan subsektor Others.
ADVERTISEMENT
Urutan ke-24 Perusahaan Tercatat pada tahun 2020 ini ditempati oleh PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF) yang berada pada sektor Consumer Goods Industry dengan subsektor Houseware.
Papan pergerakkan saham Indonesia, Bursa Efek Indonesia
Ilusrasi pergerakkan saham Indonesia Foto: ADEK BERRY / AFP
Sementara itu, Obligasi Berkelanjutan II SMART Tahap I Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp 775.000.000.000.
Hasil pemeringkatan untuk Obligasi dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) adalah idA+ (Single A Plus). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk.
Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 19 Emisi dari 17 Emiten senilai Rp 20,15 triliun.
Maka, total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 430 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 443,19 triliun dan USD 47,5 juta, diterbitkan oleh 117 Emiten.
ADVERTISEMENT
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 93 seri dengan nilai nominal Rp 2.833,36 triliun dan USD 400 juta. EBA sebanyak 12 emisi senilai Rp 10,62 triliun.
Sehubungan dengan antisipasi penyebaran Pandemi COVID-19, maka seremoni dari pencatatan saham kelima Perusahaan tersebut ditiadakan secara langsung. Meskipun demikian, untuk pertama kalinya BEI mencatatkan saham Perusahaan secara virtual pada kanal digital BEI, yang dapat ditonton melalui Youtube, pada hari pencatatan perdana saham perusahaan.
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan