Kumparan Logo

Buwas: Jagung Impor Dijual Seharga Rp 4.500 Per Kg

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petani Jagung (Foto: Kementerian Pertanian)
zoom-in-whitePerbesar
Petani Jagung (Foto: Kementerian Pertanian)

Perum Bulog menetapkan harga jual jagung impor senilai Rp 4.500 per kilogram. Harga tersebut sudah termasuk untuk biaya angkut dan biaya lainnya.

"Dia (peternak) datang ke gudang kan, datang di pelabuhan boleh itu Rp 4.500 per kg," ujar Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso di Gudang Divre Bulog Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/1).

Hingga kini, Perum Bulog telah memastikan pendistribusian jagung impor tahap I sebanyak 70 ribu ton telah habis dilepas ke peternak. Pada tahap pertama, pemerintah mengimpor jagung sebanyak 100 ribu ton pada akhir tahun lalu.

Sementara itu, sisa 30 ribu ton masih dalam tahap pendataan oleh Bulog. Pria yang akrab disapa Buwas tersebut memastikan Bulog akan segera menyalurkan jagung impor langsung ke setiap peternak yang membutuhkan.

"Tapi yang akan datang 30 ribu ton ini kita sedang data dan itu sudah ada yang ambil pasti. Jadi kita enggak pernah stok," ucapnya.

Menurut Buwas, Bulog sebagai pelaksana impor jagung mendata kebutuhan impor sesuai dengan perhitungan. Data kebutuhan disesuaikan dari data Kementerian Pertanian sehingga keputusan impor sesuai perhitungan.

"Iya karena begini Bulog harus cepat merealisasikan ini enggak boleh kita lambat. Itu kan menyangkut harga karena tugas Bulog stabilisasi harga maka saat peternak butuh kita supplay cepet," ujarnya.