Kumparan Logo

Bypass Bandara Lombok Rampung, Nonton Balap ke Sirkuit Mandalika Cuma 15 Menit

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jalan Bypass BIL - Mandalika, Lombok. Foto: Dok. Kementerian PUPR
zoom-in-whitePerbesar
Jalan Bypass BIL - Mandalika, Lombok. Foto: Dok. Kementerian PUPR

Presiden Jokowi hari ini terbang ke Lombok dalam rangka meresmikan Jalan Bypass Bandara International Lombok (BIL)-Mandalika dan juga Sirkuit Mandalika.

Kedua infrastruktur ini merupakan fasilitas pendukung ajang olahraga balapan kelas dunia. Ajang terdekat yakni World Superbike yang dimulai pada 19 November 2021, serta nantinya Pramusim MotoGP pada Maret 2022.

Dengan rampungnya jalan sepanjang 17 kilometer ini, jarak tempuh dari bandara menuju lokasi sirkuit hanya memakan waktu 15 menit saja. Sehingga bisa mempermudah akses mobilitas wisatawan yang mau menyaksikan balapan.

"Kita patut bersyukur bahwa pembangunan Jalan Bypass BIL-Mandalika telah selesai dibangun dan siap digunakan. Sehingga jarak tempuh antara bandara dan Mandalika menjadi hanya 15 menit saja" kata Presiden Jokowi saat meresmikan jalan dan sirkuit, dikutip dari keterangan resmi PUPR, Jumat (12/11).

Jalan Bypass BIL - Mandalika, Lombok. Foto: Dok. Kementerian PUPR

Dalam kesempatan itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, sebelum jalan bypass ini dirampungkan, waktu tempuh ke Mandalika kurang lebih mencapai 45 menit. Selain waktu tempuh yang lebih cepat, lajur jalan pun mengalami penambahan dari 2 menjadi 4 lajur.

Jalan bypass dilengkapi 2 jembatan, 11 overpass, dan 3 jembatan penyeberangan orang (JPO) yang dibangun untuk memperlancar arus lalu lintas dan memfasilitasi akses bagi warga sekitar. Saat ini jalan tersebut juga telah menjadi salah satu spot swafoto warga yang melintas, karena merupakan salah satu ikon baru di kawasan Mandalika.

Jalan Bypass BIL - Mandalika, Lombok. Foto: Dok. Kementerian PUPR

Pembangunan Jalan Bypass BIL-Mandalika terdiri dari 3 paket pekerjaan dengan anggaran bersumber dari APBN Tahun 2020-2021 sebesar Rp 705 miliar.

Rinciannya, Paket 1 sepanjang 4,30 km dikerjakan kontraktor PT Nindya Karya dan PT Bumi Agung (KSO), dengan anggaran sebesar Rp 199 miliar.

Kemudian Paket 2 sepanjang 9,70 km, kontraktornya PT Adhi Karya dan PT Metro Lestari Utama (KSO), dengan anggaran senilai Rp 353 miliar.

Adapun yang terakhir, Paket 3 sepanjang 3,36 km, kontraktornya oleh PT Yasa Patria Perkasa dengan anggaran senilai Rp 152 miliar.