Kumparan Logo

Calon Penumpang Perlu Tahu, Bandara Soetta Siapkan Protokol Hadapi New Normal

kumparanBISNISverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas melakukan pengecekan suhu tubuh calon penumpang di Terminal 1 A Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
zoom-in-whitePerbesar
Petugas melakukan pengecekan suhu tubuh calon penumpang di Terminal 1 A Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Pengelolaan Bandara Soekarno-Hatta oleh PT Angkasa Pura II akan dilakukan dengan protokol baru untuk menghadapi new normal di masa pandemi virus corona COVID-19. Hal ini sesuai dengan arahan Menteri BUMN, Erick Thohir, ke semua BUMN sesuai dengan bidang bisnisnya masing-masing.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, mengatakan protokol terbaru itu sudah disusun untuk tiga aktivitas utama di bandara. Yaitu operasional bandara, pelayanan, dan komersial.

"Sesuai arahan menteri BUMN, setiap BUMN termasuk PT Angkasa Pura II saat ini sudah diminta mempersiapkan protokol untuk mengantisipasi The New Normal di tengah COVID-19 sejalan dengan bidang usaha masing-masing," kata Awaluddin melalui pernyataan resmi, dikutip kumparan Senin (18/5).

  • New normal yang dimaksud Awaluddin, merupakan layanan berbasis teknologi informasi yang akan meminimalisir pertemuan tatap muka antar manusia. Misalnya saja, lanjut Awaluddin, sistem biometrik yang digunakan untuk pelayanan, keselamatan dan keamanan penerbangan kaitannya dengan data penerbangan.

  • "Lalu kepada maskapai dan penumpang akan diarahkan untuk lebih menggunakan self check in kiosk, mobile check in dan web check in, dibandingkan datang ke konter check in," papar awaluddin.

  • Selain itu, tenant yang ada di Bandara Soekarno-Hatta akan diwajibkan untuk menyediakan hand sanitizer dan mulai menerapkan transaksi nontunai.

Rencananya, penerapan protokol normal baru tersebut akan diajukan ke Kementerian BUMN 25 Mei mendatang. "Yang jelas kami siap mengantisipasi skenario The New Normal karena memang sudah sejak 4 tahun terakhir ini pengembangan bandara-bandara PT Angkasa Pura II mengarah ke digitalisasi untuk mewujudkan Smart Digital Airport," tutur Awaluddin.

Petugas memeriksa kesehatan calon penumpang sebelum pemberangkatan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (15/5). Foto: ANTARA FOTO/Fauzan

Awaluddin menjelaskan, protokol normal baru yang akan diterapkan akan beriringan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari pemerintah. Implementasi protokol normal baru tersebut akan diberlakukan apabila sudah mendapat keputusan final dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 atau dari pemerintah sendiri.

"Belum ada tanggal pasti memberlakukan protokol ini, baik mengenai kapan karyawan harus kembali bekerja dari kantor serta kriteria siapa saja yang harus bekerja di kantor," kata Awaluddin.

Penyesuaian protokol menghadapi new normal ini tak hanya akan diterapkan di Bandara Soekarno-Hatta. Tapi di sebanyak 19 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II.

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

*****

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.